Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengukir sejarah baru di kompetisi sepak bola Indonesia setelah membawa timnya menjuarai Super League 2025/2026 usai menahan imbang Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5/2026).
Keberhasilan mempertahankan gelar juara ini membuat Persib menjadi tim pertama dalam 55 tahun terakhir yang memenangkan liga kasta tertinggi tiga musim berturut-turut, menyamai rekor PSMS Medan pada tahun 1971.
Prestasi tersebut sekaligus melengkapi pencapaian Bojan Hodak yang secara personal meraih penghargaan pelatih terbaik dari I.League untuk ketiga kalinya secara beruntun sejak musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Juru taktik asal Kroasia itu kini bersanding dengan Stefano Cugurra sebagai pelatih yang mampu meraih hat-trick juara Liga Indonesia, meski Cugurra meraihnya bersama dua klub berbeda yaitu Persija Jakarta dan Bali United.
"Ya ada banyak keberuntungan, banyak keberuntungan. Lihat, tiga musim berturut-turut, musim ini menjadi yang lebih sulit dari musim lalu karena kami cukup banyak mengubah pemain," kata Bojan Hodak dikutip dari detikJabar melalui sport.detik.com.
Persib Bandung dipaksa merombak komposisi tim secara besar-besaran karena seluruh pemain asing mereka hengkang, sehingga manajemen harus mendatangkan 11 penggawa asing baru untuk musim ini.
"Pada dua musim sebelumnya, pada dasarnya kami memiliki tim yang sama. Hanya ada perubahan beberapa pemain. Di musim ini, ada sangat banyak perubahan dan itu jadi lebih sulit," ujar Bojan Hodak.
Gelar juara musim ini dipastikan lewat keunggulan catatan head to head atas Borneo FC setelah kedua tim menyelesaiakan kompetisi dengan perolehan poin yang sama di papan atas.
Selain sang pelatih, tiga penggawa Persib yakni Thom Haye, Federico Barba, dan Beckham Putra Nugraha sukses masuk dalam daftar Best XI Of The Season Super League 2025/2026.
"Sangat senang bisa berada di tim terbaik musim ini. Tapi tentu saja saya lebih bahagia bisa menjadi juara bersama tim saya, PERSIB," ujar Thom Haye di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dilansir dari jateng.akurat.co.
Pasca-pesta perayaan juara pada Minggu (24/5/2026), Bojan Hodak langsung dijadwalkan melakukan pertemuan khusus dengan Presiden Klub Glenn Sugita dan penasihat PT Persib Bandung Bermartabat Stanley Bernard untuk membahas masa depannya.
"Kami akan melakukan perayaan, lalu saya melakukan meeting bersama Pak Glenn dan Stanley," kabar Bojan Hodak dilansir dari bola.kompas.com.
Pelatih yang pernah menukari Johor Darul Ta'zim itu mengonfirmasi bahwa pembicaraan mengenai kontrak baru telah berjalan, namun dirinya masih mempertimbangkan beberapa aspek pendukung kerja.
"Mereka oke, Pak Glenn memberi saya penawaran bagus tapi ada beberapa hal lain yang juga saya miliki dalam hidup saya," kata Bojan Hodak.
Pihak manajemen melalui Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan menilai tuntutan perbaikan fasilitas latihan dari sang pelatih sebagai hal yang wajar demi prestasi jangka panjang klub.
"Bojan ada permintaan pasti, tapi kami yakin Bojan juga memahami bahwa sepak bola di Asia Tenggara ya begitu. Mau pindah ke klub mana juga kalau di Asia Tenggara ya kalau bukan JDT (Johor Darul Ta’zim), itulah kenyataannya," sebut Adhitia Putra Herawan.
Manajemen Persib menegaskan telah menyusun rencana renovasi berkala, termasuk penggantian rumput stadion, pengadaan fasilitas kebugaran baru, serta proses akuisisi lahan sekitar bersama pemerintah kota.
"Bisa enggak kita buru-buru? Bisa, tapi enggak akan panjang. Mesti proper, administrasinya rapi. Aturannya kami ikutin karena memang kami punya plan buat 30 tahun ke depan kan, bukan buat satu tahun ke depan," papar Adhitia Putra Herawan.
"Jadi saya masih berbicara dengannya dan saya berharap semuanya akan baik-baik saja pada akhirnya," ucap Bojan Hodak.
Sesuai agenda tim, Bojan Hodak bersama skuad Persib Bandung akan menghadiri acara ramah tamah di kediaman Umuh Muchtar pada Senin (25/5/2026) sebelum seluruh anggota tim memasuki masa libur panjang akhir musim.
"Kami akan berada di rumah Haji Umuh pada pagi harinya dan makan malam bersama tim malam harinya. Lalu setelah itu berlibur, cuti," papar Bojan Hodak.