Perebutan gelar juara Super League 2025/2026 memasuki fase krusial saat Borneo FC Samarinda bersiap menghadapi Persita Tangerang di Stadion Segiri, Samarinda, pada Selasa (5/5/2026) malam pukul 19.00 WIB. Bek Borneo FC Christophe Nduwarugira menegaskan skuadnya tetap tenang menghadapi tekanan di papan atas klasemen.
Kemenangan dalam laga kontra Persita akan membawa Pesut Etam menyamai perolehan 72 poin milik pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung. Persib sendiri baru saja mengamankan poin penuh setelah menang tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta di Bandung pada Senin (4/5/2026).
Persaingan menuju tangga juara semakin sengit karena Persija Jakarta juga menempel ketat setelah membungkam Persijap Jepara dengan skor 2-0. Christophe Nduwarugira melihat ketatnya poin di fase akhir kompetisi sebagai bukti peningkatan kualitas liga di Indonesia.
“Kami tidak merasa tertekan sama sekali. Justru kami termotivasi karena masih bersaing untuk target juara. Ini menunjukkan kami berada di jalur yang benar,” kata Christophe Nduwarugira, dilansir dari laman resmi I.League.
Pemain asal Burundi tersebut menilai bahwa ketidakpastian juara hingga pekan-pekan terakhir merupakan hal yang positif bagi perkembangan kompetisi domestik. Hal ini berbeda dengan tren musim-musim sebelumnya di mana pemenang sering kali sudah diketahui sebelum kompetisi berakhir.
"Jika dibandingkan beberapa musim lalu, biasanya di fase ini kita sudah tahu siapa juaranya. Namun sekarang tidak. Artinya level kompetisi Indonesia meningkat," ujar Nduwarugira.
Mengenai kesiapan teknis jelang laga pekan ke-31, Borneo FC diuntungkan dengan masa pemulihan yang cukup panjang. Pertandingan terakhir mereka tercatat saat bertandang ke markas Persik Kediri pada Rabu (19/4/2026) lalu.
“Persiapan kami sangat bagus. Kali ini kami punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan tim. Kami sangat fokus untuk pertandingan,” kata bek berusia 31 tahun itu.
Sepanjang musim ini, Nduwarugira telah menjadi pilar utama di lini pertahanan dengan mencatatkan 28 penampilan dan sumbangan satu gol. Bek tengah tersebut secara konsisten dipercaya menjadi pilihan utama sejak musim pertamanya membela klub asal Samarinda tersebut.