Persaingan papan atas klasemen Super League 2025/2026 semakin sengit saat Borneo FC Samarinda berupaya mengejar ketertinggalan poin dari Persib Bandung. Skuad Pesut Etam dijadwalkan menjamu Persita Tangerang di Stadion Segiri pada Selasa (5/5/2026) malam demi menjaga peluang meraih gelar juara musim ini.
Kemenangan atas Persita akan membuat Borneo FC mengoleksi 72 poin, jumlah yang sama dengan capaian Persib Bandung saat ini. Meski demikian, Borneo FC tetap akan menempati urutan kedua klasemen sementara karena kalah catatan head-to-head dari tim asal Jawa Barat tersebut.
Posisi puncak sempat diraih anak asuh Fabio Lefundes setelah menumbangkan Persik Kediri pada 29 April lalu. Namun, Persib kembali mengambil alih takhta klasemen usai menyapu bersih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir melawan Bhayangkara Presisi Lampung dan PSIM Yogyakarta.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyoroti peningkatan standar poin untuk menjadi juara pada musim ini dibandingkan kompetisi sebelumnya. Penegasan ini muncul mengingat saat ini masih tersedia 12 poin maksimal yang bisa diraih oleh tim-tim di papan atas.
"Musim lalu tim juara sudah mengunci gelar di sekitar 65 poin. Sekarang kami dan tim lain sudah di angka 69 dan masih ada 12 poin tersisa. Belum ada yang pasti," kata Fabio Lefundes, dikutip dari laman I.League.
Ketatnya peta persaingan juga dirasakan oleh penggawa lini pertahanan Pesut Etam, Christophe Nduwarugira. Bek berkebangsaan Burundi tersebut membandingkan atmosfer kompetisi saat ini yang menurutnya jauh lebih kompetitif bagi seluruh kontestan.
"Kalau dibandingkan musim lalu, sekarang kita belum tahu siapa juaranya. Artinya level kompetisi meningkat," ujar Nduwarugira.
Pemain yang telah membela Borneo FC sejak musim lalu itu menegaskan komitmen penuh seluruh tim untuk mengamankan poin sempurna di laga kandang. Fokus utama skuad saat ini adalah mempertahankan konsistensi permainan hingga akhir musim.
"Kami akan memberikan segalanya untuk menang dan menjaga tiga poin tetap di kandang," ucapnya.