Borneo FC Samarinda memanaskan persaingan perebutan gelar juara BRI Super League 2025/2026 setelah menaklukkan Persita Tangerang dengan skor 2-0 di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (5/5/2026). Kemenangan tersebut membuat tim berjuluk Pesut Etam kini mengoleksi poin yang sama dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Produktivitas gol menjadi kunci konsistensi tim asuhan Fabio Lefundes sepanjang musim ini. Dilansir dari Suara, Borneo FC tercatat sebagai tim tertajam kedua di kompetisi dengan torehan 64 gol, hanya tertinggal dua gol dari catatan Malut United FC di posisi pertama.
Penyerang asing Borneo FC, Koldo Obieta, menilai keberhasilan timnya merupakan hasil dari perpaduan kualitas individu dan mentalitas bertanding yang solid. Striker asal Spanyol tersebut menekankan bahwa kekuatan kolektif menjadi fondasi utama penampilan impresif mereka di lapangan.
"Kami memiliki beberapa pemain dengan karakteristik kuat dan kualitas bagus. Selain itu, we juga memiliki kepercayaan diri karena sangat kolektif sebagai tim," kata Obieta, penyerang Borneo FC.
Obieta juga menyoroti peran krusial jajaran pelatih dalam menyusun strategi permainan. Pendekatan taktis yang diterapkan dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri para pemain dalam mengejar target tiga poin pada setiap pertandingan.
"Dengan rasa percaya diri dan taktik dari tim pelatih, kemudian hadir cara bermain yang kami tampilkan dan itu yang membawa tim ini meraih tiga poin," lanjut Obieta.
Keberhasilan Pesut Etam menjaga persaingan di papan atas klasemen tidak didapatkan secara instan. Obieta menegaskan bahwa seluruh elemen klub telah bekerja keras untuk mempertahankan performa sejak awal musim hingga memasuki fase akhir kompetisi.
"Saya pikir ini hasil kerja keras tim sejak awal musim dan kami terus berusaha memberikan yang terbaik hingga saat ini," ujarnya.