Klub asal Brasil, Botafogo, menghadapi wakil Bolivia, Independiente Petrolero, dalam pertandingan kelima fase grup Copa Sudamericana pada Rabu, 20 Mei 2026 malam waktu setempat. Laga krusial ini dipindahkan oleh Conmebol ke Stadion La Huerta di Asuncion, Paraguay, akibat adanya masalah keamanan dan krisis politik di Bolivia.
Dilansir dari sports.yahoo.com, Botafogo saat ini memimpin klasemen sementara Grup E dengan catatan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Tim asal Rio de Janeiro tersebut telah memastikan kelolosan matematis ke babak gugur setelah meraih kemenangan 2-1 atas Racing Club pada pertandingan sebelumnya.
Kini, skuad asuhan Franclim Carvalho tersebut mengincar status juara grup demi mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar dan menghindari babak playoff. Berdasarkan laporan goal.com, tim tamu memiliki modal kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Independiente Petrolero dengan skor telak 3-0 pada pertemuan pertama di Stadion Nilton Santos akhir April lalu.
Sebaliknya, kondisi bertolak belakang dialami oleh Independiente Petrolero yang berada di posisi juru kunci klasemen Grup E tanpa meraih satu poin pun dan telah kebobolan sepuluh gol. Berita dari harianbasis.co menyebutkan bahwa pertandingan ini menjadi momen krusial bagi tim Bolivia tersebut untuk menjaga peluang tetap hidup di kompetisi antarklub Amerika Selatan.
Pelatih Botafogo, Franclim Carvalho, melakukan satu perubahan dalam susunan pemain starter dibandingkan saat timnya menang 3-1 atas Corinthians di Serie A Brasil. Kauan Toledo masuk menggantikan Kadir untuk mengisi lini depan bersama Lucas Villalba dan Arthur Cabral dalam formasi pertandingan.
Sementara itu, laporan ysscores.com mencatat pelatih Independiente Petrolero, Thiago Leitao, menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Cristaldo di lini depan untuk meredam kekuatan lawan. Tuan rumah sebelumnya sempat meraih kemenangan domestik melawan Blooming di Liga Bolivia, namun performa buruk dengan dua kekalahan beruntun di kancah kontinental tetap menjadi evaluasi besar.