Pelatih tim nasional Brasil Carlo Ancelotti mengumumkan taktik ofensif dengan menurunkan empat penyerang sekaligus sejak menit pertama untuk menghadapi laga persahabatan melawan Panama pada Minggu, 31 Mei 2026.
Uji coba penentu yang berlangsung di Stadion Maracana ini menjadi bagian dari persiapan akhir kedua tim sebelum berlaga di Piala Dunia 2026. Susunan pemain ini mengonfirmasi hasil latihan taktis yang telah diuji coba oleh sang pelatih asal Italia sehari sebelum pertandingan.
Ancelotti mengonfirmasi bahwa posisi penjaga gawang akan ditempati oleh Alisson, sementara lini pertahanan diisi oleh Wesley, Alex Sandro, Léo Pereira, dan Bremer. Untuk posisi jangkar di lini tengah, duet Casemiro dan Bruno Guimarães tetap menjadi pilihan utama sejak sang pelatih mengambil alih tim pada Mei 2025.
Absennya Rodrygo dan Estêvão akibat cedera membuat lini serang Selecao mengalami perombakan besar. Kuartet lini depan dipercayakan kepada Luiz Henrique yang merupakan penyerang sayap Zenit, Vinícius Júnior, Matheus Cunha, dan Raphinha.
Meskipun formasi awal ini sudah dipastikan, strategi ini kemungkinan besar akan mengalami perubahan di tengah jalannya pertandingan.
"di babak kedua saya akan melakukan perubahan," antisipasi Carlo Ancelotti, Pelatih Tim Nasional Brasil.
Setelah menghadapi Panama, timnas Brasil dijadwalkan terbang ke Amerika Serikat untuk melakoni laga uji coba terakhir melawan Mesir di Huntington Bank Field, Cleveland, pada 6 Juni 2026.
Sementara itu, atmosfer tinggi juga dirasakan di Kota Panama di mana para pendukung berkumpul di Park and Padel, Kawasan Obarrio, untuk menyaksikan tayangan langsung pertandingan ini secara gratis melalui siaran TVMAX. Laga ini menjadi momentum krusial bagi skuad asuhan Thomas Christiansen yang datang sebagai satu-satunya wakil Amerika Tengah di Piala Dunia 2026.
Berdasarkan hasil undian FIFA, Panama tergabung di Grup L bersama Ghana, Kroasia, dan Inggris. Skuad beranggotakan 26 pemain tersebut dijadwalkan langsung bertolak menuju pusat pemusatan latihan di Ontario, Kanada, setelah menyelesaikan pertandingan di Rio de Janeiro.