Grup idola asal Korea Selatan, BTS, dijadwalkan menggelar konser tur dunia bertajuk "Arirang" di Busan Asiad Main Stadium pada 12 dan 13 Juni 2026. Agensi BigHit Music mengonfirmasi bahwa pertunjukan hari kedua akan disiarkan secara langsung ke ribuan layar bioskop di seluruh dunia.
Penayangan real-time tersebut akan menjangkau sekitar 3.800 bioskop di lebih dari 80 negara dan wilayah. Menurut laporan Kompas.com yang melansir The Korea Herald, wilayah Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa akan mendapatkan penayangan tunda dalam kurun waktu satu hingga dua hari karena perbedaan zona waktu.
Di Korea Selatan sendiri, siaran langsung tersedia melalui jaringan bioskop CGV, Lotte Cinema, dan Megabox, dengan tiket global yang dibuka bertahap. Melalui keterangan resmi yang dikutip Media Indonesia, perwakilan agensi menjelaskan mengenai tujuan dari program penayangan global ini.
"Acara ini menawarkan pengalaman konser bersama bagi para penggemar melampaui batas geografis," ungkap pernyataan resmi BigHit Music pada Kamis (21/5).
Konser di Busan ini bertepatan dengan perayaan hari jadi BTS yang ke-13 sejak debut mereka pada tahun 2013. Lokasi ini memegang nilai historis karena menjadi tempat pelaksanaan konser legendaris "Yet to Come in Busan" pada Oktober 2022 lalu.
Bersamaan dengan itu, Pemerintah Kota Busan dan BigHit Music menjalankan proyek pariwisata terpadu berskala besar bertajuk "BTS The City Arirang - Busan". Kota Busan akan mengoperasikan pusat layanan wisata di Bandara Gimhae dan Stasiun Busan, bus eksklusif, rute wisata tematik, toko pop-up, hingga pertunjukan 1.000 drone di Pantai Gwangalli.
Festival budaya ini juga dimeriahkan dengan acara "The Red Moment Busan" di Song Sang-hyeon Square, "Port Village Busan 2026" di Dermaga 1 Pelabuhan Busan, serta pasar malam di Hwamyeong Eco Park. Landamark utama kota seperti Jembatan Gwangandaegyo dan Nurimaru juga akan diterangi dengan proyeksi pesan dari para anggota BTS.
Otoritas setempat menyatakan bahwa momentum ini menjadi ajang penting untuk menunjukkan kesiapan kota dalam menyambut wisatawan mancanegara. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan kenyamanan para pengunjung di berbagai sektor fasilitas.
"Konser ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kapasitas manajemen keamanan dan citra kota Busan kepada dunia," kata Pelaksana Tugas Wali Kota Busan, Kim Kyung-duk.
Pemerintah kota juga mengupayakan agar para wisatawan memperpanjang masa tinggal mereka melalui strategi pelayanan terpadu. Hal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi sektor pariwisata daerah.
"Kami akan berupaya maksimal agar kesan mendalam dari konser dapat berlanjut menjadi pengalaman wisata dan kuliner di seluruh kota, sehingga Busan dapat dikenang sebagai destinasi wisata global yang ingin dikunjungi kembali," tambah Kim Kyung-duk.
Di sisi lain, WowKeren melaporkan adanya keluhan dari para penggemar terkait lonjakan harga akomodasi di Busan yang mencapai tiga kali lipat menjelang konser. Investigasi Komisi Perdagangan yang Adil dan Badan Konsumen Korea terhadap 135 penginapan menunjukkan harga rata-rata akhir pekan konser naik 2,4 kali lipat, dengan kenaikan tertinggi pada jenis motel sebesar 3,3 kali lipat dan hotel 2,9 kali lipat.
Sebelum kembali ke Korea Selatan, BTS baru saja merampungkan rangkaian konser tiga hari di Stanford Stadium, California, dan dijadwalkan melanjutkan tur dunia "Arirang" ke Las Vegas pada akhir Mei 2026.