Penyanyi pop Bunga Reyza memperkenalkan identitas baru melalui alter ego bernama Mingse yang tampil dengan citra ekspresif dan nuansa musik dangdut. Transformasi ini dilakukan sebagai bentuk pembuktian totalitas sang artis dalam mengeksplorasi berbagai genre musik di industri hiburan tanah air.
Langkah berani ini diambil bukan sekadar coba-coba, melainkan bagian dari arah kreatif yang serius. Dilansir dari Detikcom, Bunga menekankan bahwa kehadiran Mingse merupakan wadah untuk menampilkan sisi dirinya yang lebih ceria dan berani di atas panggung.
"Kayak bahan pembuktian kalau emang aku secara menjalankan art itu into banget gitu. Jadi kalau misalkan memang Mingse ini, kita buat dia sedangdut secentil mungkin gitu," ungkap Bunga Reyza.
Meskipun memperkenalkan persona baru, identitas asli Bunga Reyza sebagai penyanyi pop dengan lagu-lagu emosional tetap akan dipertahankan. Keduanya akan berjalan secara berdampingan dengan karakter musik yang berbeda satu sama lain.
"Sosok Bunga Reyza ini masih dengan jalannya yang biasanya nyanyi lagu pop dengan tulisan-tulisan yang dari hati, yang memang mendayu," lanjut Bunga Reyza.
Keputusan untuk menjalankan dua persona sekaligus ini berawal dari momentum yang tidak disengaja. Bunga mengaku mendapatkan dua tawaran proyek dengan karakteristik yang sangat kontras dalam waktu bersamaan.
"Awalnya adalah muncul dua tawaran dengan vibes yang sangat berbeda, tapi dua-duanya suka," jelas Bunga Reyza.
Alih-alih melepaskan salah satu kesempatan tersebut, penyanyi ini memilih untuk mengadopsi keduanya melalui pembagian kepribadian panggung. Penyatuan dua gaya ini dianggap sebagai solusi kreatif atas ketertarikannya pada kedua proyek tersebut.
"Akhirnya di situ aku mikir kayak kenapa harus milih, kenapa gak dijalanin aja dua-duanya dengan persona yang berbeda gitu," tambah Bunga Reyza.
Perbedaan mendasar antara Mingse dan Bunga Reyza terletak pada sikap dan pembawaan saat melakukan pertunjukan. Mingse didesain lebih bermain-main dan lincah, sementara persona aslinya cenderung lebih tenang.
"Mungkin secara attitude ya, maksudnya kalau Bunga Reyza mungkin tidak secentil di Mingse," ujar Bunga Reyza.
Karakteristik lagu pop yang dibawakan sebelumnya dinilai memiliki batasan tertentu dalam berekspresi. Sebaliknya, genre dangdut yang diusung oleh Mingse memberikan kebebasan lebih luas bagi Bunga untuk tampil lebih ekspresif.
"Karena memang dari segi pembawaan lagu juga, lagu-lagunya dari Bunga Reyza ini, kurang bisa di eksplor untuk menjadi secentil itu, dia lebih ke adem gitu," tutup Bunga Reyza.