Juara bertahan Buriram United dijadwalkan bertandang ke markas Johor Darul Ta'zim (JDT) di Stadion Sultan Ibrahim, Malaysia, pada Rabu, 6 Mei 2026 pukul 19.00 waktu setempat. Laga ini merupakan pertandingan leg pertama semifinal ASEAN Club Championship Shopee Cup musim 2025-2026.
Klub berjuluk Thunder Castle tersebut baru saja memastikan gelar Thai League kelima secara beruntun, meski sempat menelan dua kekalahan setelah mengunci titel liga domestik. Kini fokus tim asuhan Mark Jackson beralih penuh untuk mempertahankan trofi regional yang mereka raih pada edisi perdana musim lalu.
Buriram United membawa modal catatan positif dengan status tidak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan JDT di ajang Liga Champions Asia Elite. Selama fase grup Shopee Cup musim ini, Buriram tampil produktif dengan mengemas 14 gol, unggul tipis satu angka dari koleksi gol JDT.
Pelatih Buriram United, Mark Jackson, menyatakan bahwa timnya memiliki kedalaman skuad dan staf pelatih yang kompeten untuk meladeni wakil Malaysia tersebut. Jackson menegaskan pihaknya telah membedah kekuatan lawan secara menyeluruh menjelang laga krusial ini.
"Kami tahu segala-galanya tentang JDT," ucap Mark Jackson, Pelatih Buriram United.
Jackson menambahkan bahwa analisis mendalam terhadap lawan sangat diperlukan mengingat JDT merupakan tim yang mengandalkan kolektivitas permainan. Hal ini dilakukan demi mengantisipasi kekuatan JDT yang tidak hanya bertumpu pada kemampuan individu pemainnya saja.
"Kami mempunyai pemain bagus dan staf pelatih yang kuat," tutur Mark Jackson, Pelatih Buriram United.
Kewaspadaan tinggi tetap diterapkan oleh kubu Thailand karena JDT dikenal memiliki pengalaman luas di level kompetisi regional Asia Tenggara dan Asia. Jackson menginstruksikan para pemainnya untuk bermain disiplin demi mengamankan hasil maksimal pada pertemuan pertama.
"Kami perlu menganalisis tim lawan dengan seksama, tidak ada tim yang bergantung satu individu, terutama tim seperti JDT," urai Mark Jackson, Pelatih Buriram United.
Penyerang asal Brasil, Guilherme Bissoli, yang menjadi pencetak gol terbanyak kompetisi dengan empat gol, turut menyuarakan ambisi timnya untuk melaju ke partai final. Bissoli menekankan pentingnya konsentrasi tinggi karena kedua tim memiliki keinginan kuat untuk memenangkan trofi Shopee Cup.
"Kami tahu itu akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, dan kedua tim ingin mencapai final," kata Guilherme Bissoli, Pemain Buriram United.
Bissoli juga mengungkapkan bahwa meraih kembali gelar juara ini akan sangat berarti bagi sejarah klub Buriram United. Menurutnya, Shopee Cup merupakan kompetisi internasional yang sangat kompetitif dan penting bagi perkembangan sepak bola di kawasan ASEAN.
"Fokus kami adalah tampil baik, memainkan sepak bola kami, dan melakukan segala yang kami bisa untuk lolos," ujar Guilherme Bissoli, Pemain Buriram United.
Skuad Buriram diprediksi akan kembali menurunkan pemain bertahan Timnas Indonesia, Sandy Walsh, yang telah mengemas satu gol dalam dua penampilannya di ajang ini. Kehadiran Walsh di sektor pertahanan membuka potensi duel individu melawan pemain sayap andalan JDT dan Timnas Malaysia, Arif Aiman.
"Itu akan sangat berarti bagi kami semua dan bagi klub, akan sangat luar biasa jika kami bisa memenangkannya lagi," sebut Guilherme Bissoli, Pemain Buriram United.
Kemenangan di ajang ini akan melengkapi kesuksesan Buriram musim ini setelah mempertahankan gelar juara Liga Thailand. Bissoli menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya konsistensi dalam turnamen berskala internasional tersebut.
"Ini adalah kompetisi internasional yang sangat penting dan sangat kompetitif," pungkas Guilherme Bissoli, Pemain Buriram United.
Selain laga di Johor, pertandingan semifinal lainnya mempertemukan wakil Malaysia lainnya, Selangor FC, melawan klub asal Vietnam, Nam Dinh FC. Setelah melakoni leg pertama, Buriram United akan bertindak sebagai tuan rumah dalam pertandingan leg kedua pada Rabu, 13 Mei 2026 mendatang.