Pertandingan final Liga Champions antara Arsenal dan PSG akan digelar di Budapest, Hungaria, pada Sabtu (30/5/2026). Dilansir dari Suara, legenda sepak bola Brasil, Cafu, menilai klub asal London Utara tersebut memiliki peluang besar untuk menumbangkan sang juara bertahan asal Prancis lewat keunggulan situasi bola mati.
Pertemuan kedua tim di partai puncak diprediksi berjalan ketat karena performa impresif yang ditunjukkan sepanjang musim ini. Arsenal memburu gelar Liga Champions pertama mereka, sedangkan PSG berambisi mempertahankan trofi demi menegaskan status sebagai kekuatan baru di Eropa.
Mantan kapten Timnas Brasil yang kini berusia 55 tahun tersebut memuji perkembangan The Gunners di bawah kendali manajer Mikel Arteta. Faktor lini pertahanan yang kokoh juga dianggap membuat hasil pertandingan final kali ini menjadi sulit untuk diprediksi secara pasti.
"Sangat sulit untuk mengetahui siapa yang akan menang. Saya tidak bisa mengatakan hari ini apakah PSG atau Arsenal yang akan menjadi juara," kata Cafu kepada Daily Mail Sport.
Cafu menambahkan bahwa konsistensi dan efektivitas taktik menjadi kelebihan tersendiri bagi Arsenal selama mengarungi kompetisi musim ini.
"Arsenal adalah tim yang sangat berbahaya. Mereka tahu bagaimana memainkan situasi bola mati dengan sangat baik. Mereka juga menjalani kompetisi yang luar biasa dan tidak kebobolan terlalu banyak gol," ujarnya.
Kehadiran pemilik dua gelar Piala Dunia tersebut di Budapest merupakan bagian dari rangkaian acara resmi UEFA Champions Festival.
"Itulah mengapa saya yakin ini akan menjadi final yang sangat besar," lanjut Cafu.
Dalam kegiatan yang difasilitasi oleh program khusus dari FedEx tersebut, Cafu bertugas memperkenalkan trofi kuping lebar kepada para pendukung yang hadir. Momen ini sekaligus membangkitkan memori personal sang mantan bek kanan saat meraih kejayaan tertinggi di kompetisi antarklub Eropa tersebut.
"Berada di Budapest untuk final Liga Champions sangat spesial dan mengingatkan saya pada banyak kenangan luar biasa saat memenangkan Liga Champions bersama AC Milan pada 2007," kata Cafu.