Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti memanggil kembali penyerang veteran Neymar Junior ke dalam skuad Selecao untuk menghadapi turnamen Piala Dunia 2026. Langkah tersebut diambil guna memperkuat kepemimpinan di dalam ruang ganti dan mengangkat performa tim, Selasa.
Keputusan pemanggilan penyerang klub Santos tersebut didasarkan pada kebutuhan teknis serta mentalitas bertanding. Dilansir dari Suara, kehadiran pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil itu diyakini mampu mentransformasi mentalitas para pemain muda Selecao.
"Kamu memilih Neymar bukan karena kami berpikir dia akan bagus sebagai pemain cadangan, tapi karena dia bisa memberikan kualitas di tim, terlepas dia akan memperoleh berapa menit di lapangan," tutur Ancelotti, Pelatih Timnas Brasil.
Juru taktik asal Italia tersebut menegaskan bahwa durasi bermain sang pemain bintang di lapangan hijau akan disesuaikan dengan skema permainan tim. Pengaruh besar Neymar di luar lapangan juga diproyeksikan mampu menjadi mentor bagi generasi baru sepak bola Brasil.
"Kami memilih pemain ini untuk bisa memberikan bantuan kepada tim. Berapa lama? Saya tidak tahu," imbuh Ancelotti, Pelatih Timnas Brasil.
Ajang sepak bola bergengsi di tahun 2026 ini akan menjadi panggung Piala Dunia keempat sepanjang karier profesional Neymar yang kini berusia 34 tahun. Penyerang senior tersebut tercatat pernah memperkuat Brasil pada edisi Piala Dunia tahun 2014, 2018, dan 2022 lalu.
Kembalinya penyerang veteran ini sekaligus menguji ulang fleksibilitas taktis sang pemain setelah sempat absen lama dari pentas internasional akibat cedera berkepanjangan. Penampilan kompetitif terakhir Neymar bersama jersey Brasil terjadi saat menghadapi Uruguay pada laga kualifikasi tanggal 17 Oktober 2023.
Pada putaran final Piala Dunia 2026, Timnas Brasil dipastikan akan menghadapi tantangan berat sejak awal turnamen. Skuad asuhan Carlo Ancelotti dijadwalkan bersaing sengit melawan Maroko, Haiti, dan Skotlandia di babak penyisihan fase grup.