Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti resmi memasukkan nama penyerang FC Santos, Neymar, ke dalam daftar 26 pemain untuk mengarungi kompetisi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Pemanggilan penyerang FC Santos tersebut didasarkan pada penilaian performa sepanjang musim, seperti dilansir dari Bola. Pemimpin taktik asal Italia tersebut memandang kontribusi serta pengalaman sang penyerang sangat krusial bagi tim Samba dalam menghadapi turnamen besar, di samping pengaruh kuatnya di dalam ruang ganti pemain.
Kondisi kebugaran sang penyerang akan terus dipantau secara ketat oleh tim medis. Meski demikian, tim kepelatihan menegaskan bahwa sang pemain tetap memegang peran penting yang setara dengan anggota tim lainnya.
"Kami mengevaluasinya sepanjang tahun, dia bermain terus menerus, kondisi fisiknya membaik. Dia adalah pemain penting di Piala Dunia, dia memiliki peran dan kewajiban yang sama dengan yang lain," terang Carlo Ancelotti, Pelatih Timnas Brasil.
Keputusan menyertakan pemain berpengalaman ini dinilai tepat karena kontribusinya tidak hanya diukur dari durasi bermain di lapangan. Sang pelatih meyakini penyerang veteran tersebut mampu menghadirkan pembeda dalam berbagai situasi pertandingan.
"Kami benar, kami memilih Neymar bukan karena kami pikir dia akan menjadi pemain pengganti yang baik, tetapi dia bisa membawa kualitas, bermain satu menit, lima, sembilan puluh, tidak bermain, mengambil penalti," jelas Carlo Ancelotti, Pelatih Timnas Brasil.
Selain mengandalkan pemain berpengalaman, komposisi skuad Selecao untuk turnamen kali ini masih didominasi oleh talenta-talenta yang merumput di kompetisi Eropa. Walau begitu, beberapa nama dari liga domestik tetap mendapatkan kesempatan karena karakteristik kompetisi lokal yang dinilai memiliki keunikan tersendiri.
Ancelotti mengakui adanya perbedaan atmosfer kompetisi, namun ia tetap menghargai tingkat kesulitan yang dihadapi para pemain di liga lokal Brasil.
"Saya mengerti bahwa mereka mengatakan bahwa sepak bola Eropa berbeda, memiliki intensitas yang lebih besar, tetapi kita harus melihat banyak hal," kata Carlo Ancelotti, Pelatih Timnas Brasil.
Faktor geografis dan jadwal yang padat di Amerika Selatan menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain domestik. Hal ini membuat perbandingan langsung antar kompetisi menjadi tidak sederhana.
"Bermain sepak bola di sini sangat rumit, ada kalender, panas, perjalanan. Sulit untuk membandingkan," ujar Carlo Ancelotti, Pelatih Timnas Brasil.
Agenda terdekat Timnas Brasil adalah melaksanakan presentasi resmi bagi seluruh pemain dan jajaran staf kepelatihan yang dijadwalkan pada 27 Mei di Granja Comary, Teresopolis, Rio de Janeiro. Sebelum bertolak menuju Amerika Serikat, tim akan menggelar pertandingan perpisahan melawan Panama pada 31 Mei di Stadion Maracana.