Penyanyi Cassie Ventura memutuskan untuk meninggalkan Amerika Serikat secara permanen. Mantan kekasih rapper Sean 'Diddy' Combs tersebut menyatakan tidak memiliki rencana untuk kembali menetap di negara itu.
Langkah ini diambil hampir setahun setelah dirinya memberikan kesaksian penting. Kesaksian tersebut terkait dengan kasus dugaan pemerasan serta perdagangan seks yang menjerat P Diddy.
Kabar kepindahan ini terungkap melalui dokumen pengadilan teranyar yang dilansir dari Wolipop. Cassie Ventura menyampaikan pernyataan resmi tertanggal 1 Mei dalam sebuah gugatan hukum yang melibatkan pekerja seks pria, Clayton Howard.
"Saya tinggal di luar Amerika Serikat. Saya tidak berniat untuk pindah kembali ke Amerika Serikat," lapor TMZ yang mengutip pernyataan tertulis Cassie Ventura.
Hingga kini, lokasi tempat tinggal baru wanita berusia 39 tahun tersebut masih belum diketahui secara pasti. Waktu perpindahannya dari Amerika Serikat juga belum dipublikasikan.
Saat bersaksi, pelantun lagu 'Me & U' ini membeberkan dugaan pelecehan seksual dan fisik yang dialaminya. Kekerasan tersebut diduga terjadi sepanjang hubungan mereka dari tahun 2007 hingga 2018.
Cassie Ventura sebelumnya telah menerima uang kompensasi kerugian fisik dan mental senilai $20 juta dari Sean Combs beserta perusahaannya. Ganti rugi ini disepakati setelah ia mengajukan gugatan perdata pada November 2023.
Dalam gugatan perdata tersebut, Cassie Ventura menuduh mantan kekasihnya melakukan pemerkosaan dan penganiayaan. Ia juga mengaku dipaksa untuk terlibat dalam pesta seks bersama pekerja seks pria.
Melalui proses peradilan, P Diddy akhirnya dinyatakan bersalah atas dua dakwaan pengangkutan orang untuk prostitusi. Meski demikian, juri membebaskan sang rapper dari tuduhan perdagangan seks dan pemerasan.
Pengacara Cassie Ventura, Doug Widor, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah berani yang diambil oleh kliennya sejak awal kasus ini bergulir.
"Seluruh proses pidana ini dimulai ketika klien kami, Cassie Ventura, memiliki keberanian untuk mengajukan gugatan perdata pada November 2023," kata Doug Widor.
Doug Widor menambahkan bahwa tindakan kliennya tersebut menjadi pembuka jalan bagi penegakan hukum dalam menjatuhkan vonis bersalah kepada Sean Combs.
"Meskipun juri tidak menyatakan Combs bersalah atas perdagangan seks terhadap Cassie tanpa keraguan yang beralasan, ia membuka jalan bagi juri untuk menyatakan Combs bersalah atas pengangkutan untuk terlibat dalam prostitusi," lanjut Doug Widor.
Di sisi lain, Cassie Ventura kini menghadapi tuntutan balik dari Clayton Howard. Pria tersebut merupakan salah satu pekerja seks yang diduga disewa oleh P Diddy.
Clayton Howard mengklaim bahwa Cassie Ventura telah menularkan penyakit menular seksual kepadanya. Ia juga menuduh sang penyanyi melakukan aborsi tanpa pemberitahuan setelah dirinya menghamilinya.
Selain itu, Clayton Howard menuduh Cassie Ventura memanipulasi dirinya untuk mengonsumsi narkotika jenis ekstasi. Ia juga mengaku dipaksa melakukan hubungan seksual tanpa pelindung serta tindakan lain yang menyebabkan cedera fisik.
Akibat serangkaian peristiwa tersebut, Clayton Howard mengklaim menderita trauma psikologis dan cedera fisik yang serius. Dampak ini merembet pada kehilangan upah, tekanan emosional, hingga menuntut biaya pengobatan medis.