Penyerang tim nasional Indonesia U-19 Reno Salampessy mengalami cedera saat mengalahkan Vietnam di Stadion Sumatra Utara pada Minggu (7/6/2026) malam WIB. Kondisi ini membayangi kelolosan Garuda Muda ke babak semifinal Piala AFF U-19.
Seperti dilansir dari Detik Sport, pemain berusia 18 tahun tersebut terpaksa ditarik keluar lapangan oleh tim pelatih pada menit ke-34. Padahal, putra dari mantan bek timnas Ricardo Salampessy itu sempat membawa Indonesia unggul lewat golnya di menit ke-22.
Seusai pertandingan fase grup tersebut berakhir, Reno Salampessy bahkan terlihat berjalan agak pincang dalam perayaan kemenangan timnas. Sepanjang turnamen ini, ia memiliki peran penting dan telah menyumbang dua gol dari tiga laga.
Kondisi kebugaran sang penyerang kini tengah dipantau secara intensif oleh tim medis Garuda Muda agar bisa kembali pulih dengan cepat. Pelatih timnas U-19 Nova Arianto berharap sang pemain tidak mengalami masalah yang fatal.
"Kondisinya saat ini kita masih kontrol, nanti kita masih akan cek lagi setelah pertandingan, kita akan lihat. Semoga Reno dalam kondisi baik dan dia bisa main di semifinal," ujarnya seusai laga.
Kelolosan timnas U-19 ke babak empat besar sendiri dipastikan lewat kemenangan dramatis atas Vietnam. Penalti yang didapatkan Theodore Leeming pada penghujung laga berhasil dieksekusi dengan baik oleh Evandra Florasta.
Meski menang, lini pertahanan Indonesia sempat kecolongan melalui gol sundulan pemain Vietnam Nguyen Quoc Khanh yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Bola yang gagal diantisipasi dengan baik tersebut bersarang ke gawang kawalan Dafa Al Gazemi.
Tim pelatih menegaskan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim untuk membenahi kekurangan yang ada. Indonesia kini tinggal menunggu calon lawan di semifinal antara Australia, Thailand, atau Malaysia.
"Pastinya ada beberapa hal yang akan kita evaluasi setelah ini. Tapi kita lihat situasinya karena setelah ini kita akan menunggu lawan antara Australia, Thailand, atau Malaysia. Kita akan persiapkan tim dengan baik," sahut Nova.