Klub kasta Utama Celtic Glasgow siap bertanding melawan tim divisi dua Dunfermline Athletic dalam laga final Piala Skotlandia 2026 di Stadion Hampden Park, Glasgow, pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 15.00 waktu setempat.
Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi Celtic untuk mengunci gelar ganda domestik setelah memenangi Liga Utama Skotlandia, sementara Dunfermline Athletic berambisi mencetak sejarah baru dengan meraih trofi pertama mereka dalam 58 tahun terakhir.
Gelombang dukungan masif dari masyarakat wilayah Fife telah terlihat melalui hiasan atribut hitam-putih di pertokoan kota Dunfermline, serta penerbitan koran mingguan edisi khusus oleh media lokal Dunfermline Press.
Pihak manajemen Dunfermline FC menyampaikan apresiasi yang mendalam atas solidaritas luar biasa dari seluruh elemen masyarakat di wilayah tersebut melalui halaman Facebook resmi mereka.
"Kami meminta Anda untuk menjadi bagian dari ini dan, sekali lagi, Anda tidak mengecewakan. Sebuah kota di belakang kami." tulis Dunfermline FC.
Pihak klub juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pelaku usaha lokal yang terus memajang pesan-pesan dukungan positif demi menyuntikkan semangat bagi tim asuhan Neil Lennon tersebut.
"Terima kasih kepada semua bisnis lokal yang mengambil bagian dan terus menampilkan pesan semoga sukses menjelang hari Sabtu." tulis Dunfermline FC menambahkan.
Head of Content Dunfermline Press, Scott McCartney menjelaskan kepada pihak Holdthefrontpage bahwa momentum ini memiliki arti yang sangat besar bagi kebanggaan seluruh masyarakat kota.
"Ini adalah momen besar bukan hanya untuk Dunfermline Athletic, tetapi untuk para penggemar dan kota itu sendiri." kata Scott McCartney.
Menurut penjelasan Scott McCartney, tim desain mereka telah bekerja keras menangkap optimisme publik ke dalam halaman depan suvenir, bersamaan dengan penerbitan buklet khusus final serta sisipan koran setebal 16 halaman.
"Kami tidak bisa memikirkan cara yang lebih baik untuk menandai peristiwa ini selain memamerkan tim yang membawa kami ke sini." ujar Scott McCartney.
Pemberitaan khusus tersebut menyajikan berbagai kisah eksklusif mengenai jajaran pelatih dan pemain, sekaligus merekam perjalanan panjang para suporter setia sepanjang musim ini.
"Ada gelombang positivitas yang nyata tentang Pars saat ini dan tim desain kami yang luar biasa telah melakukan pekerjaan hebat dalam menangkap optimisme itu di halaman depan suvenir ini, yang kami harapkan akan menjadi hit besar bagi para penggemar." tutur Scott McCartney.
Scott McCartney menegaskan komitmen medianya untuk terus mengawal perjuangan klub dan memastikan aspirasi seluruh pendukung tersampaikan dengan baik.
"Berkat tim editorial yang fantastis, kami juga memproduksi publikasi khusus Cup Final edisi terbatas, yang tersedia untuk dibeli oleh para pendukung, selain Dunfermline Press mingguan kami yang memiliki pull-out Cup Final 16 halaman tersivndiri." ucap Scott McCartney.
Melalui liputan mendalam tersebut, Dunfermline Press berupaya menjadi representasi kehadiran para suporter di momen bersejarah ini.
"Selain cerita eksklusif tentang para pemain dan pelatih, kami juga menangkap perjalanan para penggemar dan apa arti pertandingan ini bagi mereka. Saya sangat bangga dengan tim yang menyatukan ini." sebut Scott McCartney.
Edisi suvenir khusus ini diharapkan menjadi pemersatu semangat menjelang bentrokan sengit kontra juara bertahan Scottish Premiership, Celtic.
"Ini adalah momen besar bagi para penggemar Pars dan kami ingin mereka tahu bahwa Dunfermline Press ada di sana bersama mereka." kata Scott McCartney menutup pernyataannya.
Di kubu lawan, manajer interim Celtic yang berusia 74 tahun, Martin O'Neill, mengaku belum mau membahas masa depannya bersama klub sebelum laga final ini selesai dilaksanakan.
"No, I don't think there will be anything to talk about," kata O'Neill di TalkSPORT.
O'Neill menambahkan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menghadapi laga final penting dan dirinya merasa tidak memiliki energi jika harus membahas kontrak baru saat ini.
"We've got a big Scottish Cup final coming up and I don't think there'll be anything discussed before that, and I wouldn't expect it to be either." ujar O'Neill.
Pelatih gaek tersebut menyadari faktor usianya yang sudah lanjut, namun ia merasa tetap mendapatkan sisa energi berkat kerja sama dengan para staf kepelatihan muda di Celtic.
"If you were asking me today, I really wouldn't have the energy to do it at this minute. I'm getting on a bit. I'm going to be living fewer days than I've lived before." tambah O'Neill.
Pihak Celtic dilaporkan oleh Sportsmole kehilangan beberapa pemain kunci akibat cedera seperti Kasper Schmeichel dan Jota, sementara Dunfermline Athletic kembali diperkuat kiper Aston Oxborough yang sempat ditarik oleh Motherwell.