Chelsea Gagal Lolos ke Kompetisi Eropa Setelah Finis Peringkat Sepuluh

Chelsea Gagal Lolos ke Kompetisi Eropa Setelah Finis Peringkat Sepuluh

Chelsea dipastikan absen dari kompetisi Eropa musim depan setelah finis di peringkat ke-10 klasemen akhir Liga Inggris. Kepastian ini didapat usai The Blues menelan kekalahan 1-2 dalam pertandingan tandang melawan Sunderland, seperti dilansir dari Detik Sport.

Klub asal London Barat tersebut sebenarnya mengincar tiga poin penuh demi mengejar posisi delapan besar. Namun, gawang mereka justru kebobolan oleh aksi Trai Hume dan gol bunuh diri Malo Gusto, sementara satu-satunya gol balasan Chelsea dicetak oleh Cole Palmer.

Usaha Chelsea untuk mengejar ketertinggalan semakin berat setelah Wesley Fofana menerima kartu merah akibat akumulasi dua kartu kuning pada pertengahan babak kedua. Hasil negatif ini membuat Chelsea menyudahi musim dengan perolehan 52 poin.

Melalui hasil tersebut, Chelsea terpaut dua angka dari Sunderland yang mengamankan peringkat ketujuh untuk jalur Liga Europa. Selain itu, Si Biru juga tertinggal satu poin di belakang Brighton yang sukses mengamankan tiket menuju Conference League.

Pencapaian buruk ini menjadi kali kedua bagi Chelsea finis di luar posisi sembilan besar dalam empat musim terakhir, setelah sebelumnya terperosok ke peringkat 12 pada musim 2022/2023. Atas situasi tersebut, kapten Chelsea Reece James memberikan evaluasi mendalam.

"Kami harus mencerna musim ini," sungut Reece James dilansir laman resmi Chelsea.

James menegaskan bahwa performa tim sepanjang musim berada jauh di bawah standar yang seharusnya. Peninjauan menyeluruh dinilai menjadi langkah krusial untuk melakukan perbaikan performa menyongsong kompetisi musim depan.

"Sekadar mengatakannya [tidak lolos ke kompetisi Eropa] terdengar tidak tepat. Kami adalah sebuah klub yang sudah memenangi sejumlah trofi Eropa dan musim ini kami bahkan tidak lolos untuk main di sana. Jadi kami punya banyak sekali hal untuk dipelajari dan ditingkatkan," kata Reece James.

Kegagalan ini memicu tuntutan besar agar Chelsea segera kembali ke level tertinggi. Terlebih, manajemen klub telah menetapkan bahwa tampuk kepelatihan tim akan beralih ke tangan Xabi Alonso mulai musim 2026/2027.

"Di mana Chelsea selama ini -- bersaing dan memenangi titel-titel dan di Eropa. Itu yang minimal untuk klub ini," lugas Reece James.

Artikel terkait

Rekomendasi