Manajemen Chelsea resmi mengakhiri masa jabatan Liam Rosenior sebagai pelatih utama menyusul kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion pada Rabu (22/4/2026). Keputusan ini diambil akibat performa buruk klub yang hanya mencatat satu kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di berbagai kompetisi.
Klub asal London tersebut kini merosot ke peringkat delapan klasemen sementara Liga Inggris dan terancam kehilangan tiket kompetisi Eropa musim mendatang. Dilansir dari Bola, Rosenior mencatatkan rekor sebagai manajer dengan durasi kerja tersingkat dalam sejarah The Blues di era Premier League.
"Chelsea FC mengakhiri kerja sama dengan pelatih utama Liam Rosenior," bunyi pernyataan resmi Chelsea.
Pihak manajemen langsung menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim untuk menangani tim utama sementara waktu. McFarlane sebelumnya merupakan pelatih tim U-21 dan U-19 yang sempat menjadi asisten pelatih pada masa kepemimpinan Enzo Maresca.
Statistik menunjukkan bahwa selama 106 hari menjabat, Rosenior hanya mampu memberikan rata-rata 1,52 poin per pertandingan. Dari 23 laga yang dipimpinnya, Chelsea meraih 11 kemenangan, 2 hasil imbang, dan menelan 10 kekalahan dengan total kebobolan mencapai 38 gol.
| Nama Pelatih | Jumlah Laga | Menang | Seri | Kalah | Durasi Kerja |
|---|---|---|---|---|---|
| Liam Rosenior | 23 | 11 | 2 | 10 | 106 Hari |
| Graham Potter | 31 | 12 | 8 | 11 | 206 Hari |
Pemecatan ini juga memberikan beban finansial bagi klub karena adanya kewajiban membayar pesangon sebesar 4 juta euro atau sekitar Rp81,2 miliar. Nilai tersebut merupakan kompensasi atas pemutusan kontrak Rosenior yang sebenarnya masih menyisakan masa kerja selama 6,5 tahun.
Saat ini, fokus utama skuad London Barat beralih sepenuhnya ke ajang Piala FA sebagai satu-satunya peluang meraih trofi musim ini. Enzo Fernandez dan rekan-rekannya dijadwalkan akan menghadapi Leeds United pada babak semifinal kompetisi tersebut.