Chen Bo Yang/Liu Yi Tekuk Fajar/Fikri di Indonesia Open 2026

Chen Bo Yang/Liu Yi Tekuk Fajar/Fikri di Indonesia Open 2026

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri langsung tersingkir pada babak pertama turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta. Pasangan tuan rumah tersebut harus mengakui keunggulan wakil Tiongkok, Chen Bo Yang/Liu Yi, lewat permainan dua gim langsung.

Kekalahan straight game dialami oleh pasangan Indonesia tersebut dengan skor akhir 13-21 dan 14-21, seperti dilansir dari Medcom. Pertahanan rapat yang ditunjukkan oleh Chen/Liu menjadi kendala utama yang gagal ditembus oleh Fajar/Fikri di sepanjang pertandingan.

Kegagalan mengembangkan permainan ini diakui akibat banyaknya kesalahan sendiri karena terburu-buru ingin mematikan bola. Fajar/Fikri sebenarnya sempat berupaya mengubah strategi bermain usai kalah pada gim pertama, namun kokohnya pertahanan lawan membuat situasi tidak berubah.

“Terima kasih untuk yang sudah dukung kami, mohon maaf kami belum bisa maju ke babak selanjutnya. Lawan bermain sangat siap sekali, sangat baik sekali. Mereka bermain defense balik serang dan mempunyai defense yang sangat rapat,” kata Fajar.

Pemain ganda putra tersebut menambahkan bahwa skema serangan yang mereka bangun justru berbalik menjadi tekanan bagi diri sendiri.

“Serangan kami juga tidak bisa menembus pertahanan mereka. Kami mau cepat-cepat mematikan, malah jadi boomerang buat kami sendiri. Kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” tambahnya.

Pihak pelatih juga sudah berupaya memberikan instruksi perubahan pola permainan dari pinggir lapangan guna mengantisipasi kekuatan lawan.

“Usaha (ubah pola main) pasti ada ya, dari awal juga kami selalu berusaha. Cuma memang di saat kami sedang berusaha, mereka juga bermain sangat solid, sangat kuat sekali defense-nya,” ucap Fikri.

Fajar kemudian menjelaskan kendala penerapan strategi pelatih di lapangan karena karakter permainan mereka yang tidak berbasis pada pertahanan.

“Pelatih tadi sudah kasih beberapa opsi untuk mengubah strategi dan kami sudah coba untuk terapkan, tapi memang permainan kami bukan main defense ya. Kami sudah mencoba, tapi serangan lawan juga bagus,” tutur Fajar.

Hasil minor ini memutus tren positif Fajar/Fikri yang pada pekan sebelumnya berhasil menembus babak final Singapore Open. Meski demikian, Fajar menegaskan bahwa performa buruk hari ini tidak dipengaruhi oleh jadwal turnamen yang berlangsung berturut-turut.

“Soal efek back-to-back turnamen, sudah biasa ya, tergantung pemainnya bisa jaga kondisi atau tidak. Tapi memang hari ini lawan bermain sangat baik dan mungkin bisa dibilang ini penampilan paling buruk sejak awal saya berpasangan dengan Fikri,” ungkap Fajar.

Artikel terkait

Rekomendasi