Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting tersingkir dari turnamen Malaysia Masters 2026 setelah ditaklukkan oleh wakil Prancis Christo Popov pada babak 16 besar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (21/5/2026).
Pebulu tangkis peringkat 46 dunia tersebut menelan kekalahan dua gim langsung dengan skor akhir 17-21 dan 14-21 dari Popov yang berstatus sebagai unggulan ketiga turnamen BWF Super 500 ini.
Catatan dari juara.net menunjukkan kedua pemain sebenarnya memiliki rekor pertemuan yang sama kuat 2-2 sebelum laga ini, di mana Ginting sempat memberikan perlawanan sengit dan menyamakan kedudukan 14-14 pada gim pertama sebelum kehilangan momentum setelah masa interval.
Ginting sempat berupaya merubah strategi permainan pada gim kedua demi mengejar ketertinggalan angka yang cukup jauh yaitu 4-11 di interval gim, namun sang lawan yang bermain solid mampu mengantisipasi perubahan tersebut hingga menyudahi gim kedua dengan skor 21-14.
Menurut laporan jpnn.com, Ginting mengakui keunggulan performa lawannya yang dinilai tampil semakin matang dan memiliki pertahanan yang sangat disiplin di sepanjang pertandingan tersebut.
"Evaluasi ke depannya lebih ke pola main saja, karena di setiap pertandingan akan beda-beda keadaannya," kata Ginting dalam keterangan resmi PP PBSI selepas pertandingan.
Pebulu tangkis berusia 29 tahun asal Jawa Barat tersebut menambahkan bahwa dirinya kurang disiplin dalam mempertahankan skema permainan sehingga Popov menjadi lebih mudah untuk memegang kendali jalannya laga.
"Christo salah satu pemain yang ulet dan safe, tidak mudah untuk dapat satu poin dari dia," ujarnya.