Selebgram Clara Shinta menjadi pusat perhatian publik setelah sejumlah saksi mata melaporkan keberadaannya tanpa mengenakan hijab saat mengunjungi sebuah kelab malam di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Mei 2026. Penampilan pengusaha mualaf tersebut terungkap melalui berbagai kesaksian warganet yang viral di platform media sosial TikTok dan Instagram.
Kabar mengenai perubahan penampilan ini berawal dari interaksi pengikutnya yang mengaku melihat langsung Clara Shinta bersama rekannya, Julia Prastini, di lokasi hiburan malam dan sebuah kafe. Beberapa pengguna media sosial menyebut citra religius yang selama ini ditampilkan sang selebgram tampak berbeda dengan apa yang mereka saksikan di lapangan.
"Kak kemarin aku melihat kakak sama Jule di kelab malam di daerah Kemang. Itu benaran kamu, Kak?" tanya salah satu warganet dalam kolom komentar media sosialnya.
Pernyataan tersebut memicu reaksi berantai dari pengunjung lain yang mengklaim berada di lokasi serupa pada waktu yang sama. Narasi yang berkembang di media sosial menunjukkan keraguan publik terhadap konsistensi penampilan Clara Shinta.
"Ih, sama aku juga lihat," kata warganet lainnya.
Seorang pengguna TikTok memberikan keterangan tambahan mengenai pertemuannya dengan ibu satu anak tersebut di sebuah tempat makan di kawasan Jakarta Selatan. Informasi ini semakin memperkuat spekulasi netizen mengenai keputusan sang selebgram terkait penutup kepalanya.
"Jujurly, aku juga lihat orang ini enggak pakai hijab di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan. Kupikir, aku salah lihat," aku warganet tersebut.
Meskipun isu ini telah menyebar luas, Clara Shinta belum memberikan klarifikasi resmi guna menanggapi berbagai tudingan tersebut. Akun media sosialnya justru dipenuhi kritik tajam dari warganet yang mempertanyakan motif perubahannya.
"Kok pada kaget sih? Orang dia memang 'pemain' kok," ungkap akun @ara***.
Warganet lain juga menyoroti jejak digital Clara Shinta yang sebelumnya sering membagikan konten bertema hijrah dan pendalaman agama. Beberapa komentar bahkan menyebut istilah yang merujuk pada perilaku yang terlambat.
"Telat nakalnya," ujar akun @flu***.
Respons publik turut menyasar aksi belanja perlengkapan kematian yang sempat dipamerkan Clara Shinta beberapa waktu lalu sebagai bentuk pengingat diri. Hal ini memicu pertanyaan mengenai komitmen jangka panjangnya terhadap gaya hidup yang sempat ia pilih.
"Terus, apa gunanya kemarin dia CO kain kafan satu set? Kirain dia bakal hidup lurus-urus saja," timpal Akun @.nur***.
Terkait sejarah keputusannya mengenakan hijab, Clara Shinta sebelumnya pernah bercerita bahwa keinginan tersebut muncul murni dari kesadaran pribadi setelah menunaikan ibadah umrah. Ia mengaku sempat merasa tidak nyaman saat harus menggunakan pakaian yang terbuka.
"Rasanya enggak nyaman banget pakai sesuatu yang terbuka. Terus coba pakai gamis dan hijab lagi. Masih bongkar pasang awalnya karena aku enggak mau semangat di awal saja," tutur Clara Shinta saat itu.
Di tengah polemik penampilan ini, Clara Shinta juga sedang berhadapan dengan masalah keretakan rumah tangga bersama Muhammad Alexander Assad. Pada 14 April 2026, ia sempat mengungkapkan kekecewaan mendalam atas dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh suaminya.
"Istri mana yang bisa berpikir normal dan mampu mengatur tindakannya saat tahu ada hal tak pantas yang dilakukan suami? Apalagi ini ada perempuan lain yang tak mengenakan busana di depan suami saya," kata Clara Shinta di Kemang, Jakarta Selatan, pada 14 April 2026.
Berdasarkan laporan dari cumicumi.com dan Okezone, kondisi psikologis sang selebgram dikabarkan terganggu akibat temuan konten tidak pantas di ponsel suaminya. Kejadian tersebut diakuinya memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan mental dan aktivitas hariannya.