Clara Shinta Gugat Cerai Muhammad Alexander Assad Tanpa Tuntut Gono-gini

Clara Shinta Gugat Cerai Muhammad Alexander Assad Tanpa Tuntut Gono-gini

Selebgram Clara Shinta memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan menggugat cerai sang suami, Muhammad Alexander Assad, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada April 2026. Keretakan rumah tangga tersebut dipicu oleh dugaan kehadiran orang ketiga yang menyebabkan perselisihan berulang.

Kuasa hukum Clara Shinta, Moh Akil Rumaday, menjelaskan bahwa kliennya sudah tidak tinggal serumah dengan suaminya sejak pendaftaran gugatan dilakukan. Namun, Clara absen pada sidang perdana yang digelar Kamis (7/5/2026) karena kondisi kesehatan yang menurun akibat demam.

"Beliau sedang kurang enak badan ya, demam ya. Jadi, sudah diperiksa di rumah sakit dan ada hasil cek darahnya ya. Beliau sakit dan tadi hakim perintahkan kami untuk menghadirkan langsung prinsipal," ujar Akil Rumaday, Kuasa Hukum.

Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa alasan utama perceraian ini berkaitan dengan isu yang sempat viral di media sosial. Akil menyatakan bahwa terdapat dugaan komunikasi antara pihak tergugat dengan wanita lain yang memicu pertengkaran hebat dalam rumah tangga kliennya.

"Yang pasti saya pikir teman-teman media sudah mengetahuinya ya, bahwa beberapa waktu lalu memang yang viral itu ya. Tapi, yang dapat kami jelaskan bahwa ada dugaan komunikasi dari tergugat, di mana melakukan komunikasi dengan wanita lain ya, yang itu kemudian berdampak, mengakibatkan terjadi pertengkaran dan perselisihan," kata Akil Rumaday, Kuasa Hukum.

Meskipun menempuh jalur hukum, Clara Shinta disebut tidak memasukkan tuntutan harta gono-gini maupun jumlah nafkah tertentu dalam gugatannya. Fokus utama sang selebgram saat ini hanyalah penyelesaian proses perceraian secara baik-baik.

"Kalau Clara kan sebenarnya tidak menginginkan hal-hal lain, ya, hanya fokus pada perceraian. Itu saja. (Nafkah dan gono-gini) sejauh ini dalam gugatan tidak ada," tambah Akil Rumaday, Kuasa Hukum.

Dalam keterangan terpisah di Komnas Perempuan pada Senin (4/5/2026), Clara Shinta mengungkapkan alasannya memilih pisah rumah demi menjaga stabilitas mental. Ia kini menggunakan jasa perantara untuk berkomunikasi dengan sang suami guna menghindari cekcok fisik maupun verbal.

"Sudah tidak serumah lagi. Tapi kalau komunikasi masih melalui Mas Sunan biar lebih stabil sih. Soalnya kalau kita yang komunikasi langsung direct nanti malah jadi cekcok dan bakal berputar-putar di situ terus permasalahannya begitu, saling menyalahkan begitu-begitu," kata Clara Shinta, Selebgram.

Clara juga memaparkan kondisi anak-anaknya yang mulai bertanya tentang keberadaan ayah mereka. Ia memberikan pengertian bahwa sang ayah sedang sibuk bekerja di luar kota agar tidak mengganggu psikologis anak-anak yang masih kecil.

"Masih, kalo yang kecil itu bolak-balik, tapi kalau yang gede kan sama saya. Mereka belum mengerti ya, tapi sudah bisa paham lah, paham papanya sama maminya lagi bareng lagi. Kalau ditanya papanya di mana, lagi kerja bilang, lagi sibuk, apalagi kalau alasan ya Mbak, kan sudah biasa juga luar kota lama begitu," jelas Clara Shinta, Selebgram.

Terkait masalah finansial dan nafkah, Clara enggan memberikan detail lebih lanjut kepada publik karena pertimbangan nurani. Ia mengaku saat ini sedang dalam pengobatan rutin di bawah pengawasan psikolog dan psikiater untuk mengendalikan emosi pasca skandal tersebut viral.

"Wah itu saya jujur tidak mau jawab. Bagaimanapun saya itu jujur masih punya hati. Kalau kemarin-kemarin kan lagi emosi, makanya apa-apa viral kan, unggah, saya tidak bisa berpikir jernih. Cuma karena sudah berpikir jernih sekarang untuk itu saya tidak usah jawab dulu ya," ucap Clara Shinta, Selebgram.

Clara merasa bantuan medis sangat berperan dalam kekuatannya menghadapi proses hukum saat ini. Ia merasa jauh lebih tenang setelah rutin menjalani pengobatan dari tenaga profesional kesehatan mental.

"Psikolog sudah, psikiater juga kita sudah. Saya lagi dalam pengobatan rutin juga minum obat dalam dua minggu ini. Jadi karena itu sudah berjalan jadinya ya itu ini juga akibat karena obat dari psikiater, saya sudah minum rutin jadi alhamdulillah saya jadi kuat nih, lebih tenang untuk saat ini," aku Clara Shinta, Selebgram.

Perselisihan ini juga melibatkan pihak ketiga bernama Indah yang memberikan somasi kepada Clara. Sunan Kalijaga selaku anggota tim hukum menjelaskan kliennya merasa bingung karena justru dituntut sejumlah uang yang nilainya fantastis.

"Mbak Clara mendapatkan somasi dari Indah melalui kuasa hukumnya. Sehingga Mbak Clara di situ juga kaget, bingung, dan merasa sebagai orang awam 'saya korban kenapa saya disomasi?'. Dan dalam somasi itu sepengetahuan orang awam atau kacamata Mbak Clara, 'kenapa saya dimintain duit sampai miliaran rupiah," ungkap Sunan Kalijaga, Kuasa Hukum.

Meski terdapat somasi yang dianggapnya bermotif materi, Clara tetap membuka peluang mediasi. Namun, ia menyerahkan penafsiran hukum atas isi somasi tersebut sepenuhnya kepada tim pengacaranya.

"Saya awam ya, mengupayakan untuk berdamai tapi jalurnya jalur uang dulu nih. Maaf kalau salah, sepengetahuan saya seperti itu. Selanjutnya kalau untuk dari mata hukumnya ya Mas Sunan sendiri yang bisa menafsirkan isi somasi begitu," pungkas Clara Shinta, Selebgram.

Majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan telah menjadwalkan ulang sidang lanjutan pada 21 Mei 2026. Agenda sidang berikutnya adalah mediasi, di mana kehadiran Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad secara langsung bersifat wajib.

Artikel terkait

Rekomendasi