RC Lens dinilai memikul seluruh tekanan untuk memenangkan pertandingan final Coupe de France melawan OGC Nice di Paris pada Jumat malam. Penegasan mengenai kondisi psikologis tersebut disampaikan oleh Claude Puel menjelang laga perebutan juara bagi kedua tim Prancis itu.
Fokus OGC Nice saat ini terpecah karena mereka harus berjuang mempertahankan posisi di kompetisi kasta tertinggi untuk musim depan. Kepastian tersebut didapat setelah hasil imbang tanpa gol melawan FC Metz pada Minggu malam, yang memaksa Nice menjalani babak play-off degradasi.
Klub berjuluk Les Aiglons tersebut dijadwalkan menghadapi AS Saint-Étienne dalam laga play-off dua leg. Pertandingan pertama akan berlangsung pada hari Selasa, sebelum kemudian Nice bertindak sebagai tuan rumah di Allianz Riviera pada hari Jumat berikutnya.
Status unggulan kini disematkan kepada Lens mengingat performa kedua tim di Ligue 1, di mana Lens finis di peringkat kedua sedangkan Nice berada di tiga terbawah. Puel memanfaatkan situasi tersebut untuk mengalihkan seluruh beban mental ke skuad Les Sang et Or.
“They will be practically playing at home […] everything is in their favour, so they are the immense favourites,” ujar Claude Puel, Mantan Pelatih.
Persiapan tenang diklaim sedang dijalani oleh kubu Nice di tengah situasi sulit yang dihadapi sang lawan. Puel menganggap kegagalan meraih trofi akan menjadi sebuah kesalahan besar bagi pihak Lens yang lebih diuntungkan.
“They are obliged to win. It must be difficult for them to prepare this match. We are calm in our preparation for it. For them, it would be a mistake not to win against us,” kata Claude Puel, Mantan Pelatih.
Di sisi lain, kapten tim OGC Nice menegaskan komitmen penuh seluruh pemain untuk tetap tampil maksimal di Stadion Stade de France. Komitmen itu muncul meski salah satu pimpinan klub menyatakan bahwa pertandingan final ini bukan lagi fokus utama mereka.
“give it everything” kata Dante, Kapten OGC Nice.
Pernyataan bernada pesimistis sebelumnya memang sempat dilontarkan oleh salah satu petinggi Nice terkait prioritas klub saat ini. Isu degradasi yang membayangi tim dinilai jauh lebih mendesak untuk diselesaikan daripada memikirkan gelar juara piala domestik.
“not a priority at all” kata Jean-Pierre Rivere, Co-President OGC Nice.