Penyerang Liverpool, Cody Gakpo, merasa terkejut dengan keputusan manajemen klub yang memberhentikan manajer Arne Slot. Pemain asal Belanda tersebut sangat menyayangkan langkah yang diambil oleh manajemen The Reds.
Seperti dilansir dari Detik Sport, Arne Slot didepak dari kursi kepelatihan setelah menyelesaikan musim keduanya di Anfield pada pekan lalu. Langkah tegas ini diambil pihak klub setelah performa buruk Liverpool yang menyudahi musim tanpa raihan trofi.
Selain hampa gelar, Liverpool juga harus berjuang keras hingga akhir musim demi bisa mengamankan posisi lima besar untuk lolos ke kualifikasi Liga Champions. Padahal, manajemen klub sudah menggelontorkan dana besar lebih dari 400 juta paun untuk belanja pemain pada musim panas lalu.
Kegagalan meracik strategi yang jitu diperparah dengan situasi ruang ganti yang memanas karena hubungan tidak akur antara sang manajer dengan sejumlah pemain bintang. Kondisi internal yang kurang kondusif tersebut memicu keputusan pemecatan.
Kendati situasi ruang ganti memanas, Cody Gakpo menjadi salah satu pemain yang merasa kecewa atas kepergian Arne Slot. Pemain yang menjadi andalan di lini serang ini mengungkapkan bahwa seluruh skuad merasa kaget karena Slot dinilai sudah berjuang keras meloloskan tim ke kompetisi Eropa.
"Sangat disayangkan manajer harus dipecat," ujar Gakpo seperti dikutip ESPN.
"Apalagi tak lama setelah kami berjuang keras untuk lolos ke Liga Champions," sambungnya.
"Tapi, ya akhirnya klub membuat pernyataan yang menjelaskan itu semua. Saya rasa tidak ada yang mengira bakal begini, termasuk pemain."
"Itu sudah terjadi, tapi saya rasa para pemain tidak tahu karena mereka lagi fokus ke Piala Dunia. Kami harus lupakan itu sementara."
"Saya sudah mengirim pesan terima kasih kepadanya atas dua tahun ini dan tentu saja soal penampilan kami musim lalu."