Como 1907 menantang tuan rumah Cremonese dalam laga krusial pekan ke-38 Serie A di Stadion Giovanni Zini pada Minggu, 24 Mei 2026, untuk memperebutkan tiket menuju Liga Champions musim depan.
Pertandingan pamungkas ini menjadi sangat intens karena Cremonese yang berada di peringkat ke-18 dengan 34 poin juga wajib menang demi mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi Liga Italia.
Berdasarkan data klasemen dari La Vanguardia, Como 1907 saat ini menduduki peringkat kelima dengan raihan 68 poin dari hasil 19 kemenangan, 11 kali imbang, dan 7 kekalahan.
Klub asuhan Cesc Fabregas tersebut memiliki modal bagus setelah mencatatkan kemenangan 1-0 atas Parma dan Verona pada dua laga sebelumnya, meski kali ini mereka kehilangan gelandang Nico Paz yang absen akibat cedera.
Di sisi lain, laporan Sportytrader menyebutkan bahwa Cremonese juga sedang dalam tren positif usai menyapu bersih dua laga terakhir dengan kemenangan, termasuk keunggulan 1-0 atas Udinese.
Pihak manajemen Como 1907 mengumumkan program spesial bertajuk Cheers4Como untuk memfasilitasi pendukung di wilayah setempat menyusul adanya larangan perjalanan tandang dari Pengadilan Administratif Regional (TAR).
"È il nostro modo per sostenere la nostra gente, i commercianti del territorio e tutti coloro che,..." kata pihak klub Como 1907 dalam pengumuman resminya terkait program pembagian minuman gratis bagi suporter yang menonton di area lokal.
Pelatih Cremonese, Marco Giampaolo, menurunkan formasi 3-5-2 dengan mengandalkan penyerang veteran Jamie Vardy dan Federico Bonazzoli di lini depan untuk membongkar pertahanan tim tamu.
Sementara itu, Como 1907 menerapkan strategi 4-2-3-1 dengan memasang Anastasios Douvikas sebagai ujung tombak tunggal yang disokong oleh pergerakan Assane Diao dan Martin Baturina.
Pertemuan pertama kedua tim pada paruh pertama musim ini, tepatnya Sabtu, 27 September 2025, berakhir dengan skor imbang 1-1 di markas Como 1907.