Como 1907 Cetak Sejarah Lolos ke Liga Champions

Como 1907 Cetak Sejarah Lolos ke Liga Champions

Klub sepak bola asal Italia yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia, Como 1907, resmi mengukir sejarah baru di panggung sepak bola internasional. Tim berjuluk I Lariani tersebut dipastikan mengamankan tiket menuju kompetisi kasta tertinggi Eropa, Liga Champions, untuk pertama kali sepanjang sejarah klub.

Seperti diberitakan oleh Medcom, kepastian tempat di Liga Champions ini didapatkan setelah mereka menumbangkan tuan rumah Cremonese dengan skor telak 4-1. Laga pekan terakhir kompetisi Liga Italia Serie A musim 2025/2026 tersebut berlangsung di Stadio Giovanni Zini, Senin (25/5) dini hari WIB.

Kemenangan besar di kandang lawan ini sekaligus membuat Cremonese harus terdegradasi ke kasta bawah. Pada waktu yang sama, keberhasilan Como menembus kompetisi Eropa juga terbantu oleh hasil buruk yang didapatkan rival mereka, menyusul kekalahan AC Milan di Stadion San Siro.

Pencapaian luar biasa ini menjadi catatan emas bagi sang pelatih kepala, Cesc Fabregas. Mantan gelandang tim nasional Spanyol tersebut sebelumnya telah mencatatkan sejarah saat membawa klub ini promosi dari Serie B dua tahun lalu.

Dalam sesi wawancara setelah pertandingan usai, Fabregas mengaku sudah merasakan firasat kuat terkait kelolosan timnya menjelang pekan-pekan terakhir kompetisi.

"Sepanjang hidup saya, bahkan ketika membuat pergantian pemain, saya selalu mengikuti firasat. Sehari sebelum melawan Parma, saya merasa bahwa dengan dua kemenangan kami akan lolos ke Liga Champions," kata Fabregas kepada DAZN.

Fabregas juga membagikan cerita tentang cara dirinya memotivasi skuad Como 1907. Ia menggunakan analogi dari olahraga bersepeda demi menjaga fokus dan determinasi para pemain di fase akhir kompetisi.

"Saya menunjukkan video seorang pembalap sepeda yang berada di posisi kehormatan keenam, tetapi dia terus mengayuh di sprint terakhir dan akhirnya memenangkan balapan. Itulah yang kami lakukan musim ini." lanjutnya.

Kebanggaan Terhadap Skuad Muda I Lariani

Sebagai figur yang telah mengoleksi banyak trofi bergengsi ketika masih aktif menjadi pemain profesional, Fabregas tidak ragu menempatkan keberhasilan membawa Como ke kompetisi Eropa ini di posisi tertinggi dalam kariernya.

Ia memberikan pujian tinggi kepada komitmen anak asuhnya, terutama karena struktur tim musim ini didominasi oleh para pilar muda yang potensial.

"Tim ini dipenuhi pemain muda, kami punya 15 pemain berusia di bawah 23 tahun. Mereka selalu mendengarkan, selalu ingin berkembang, dan meningkatkan level pada saat yang tepat," jelasnya.

"Saya hanya bisa memberi penghormatan kepada para pemain ini. Saya sangat bahagia untuk masyarakat Como, mereka pantas merasakan kebahagiaan ini." pungkas mantan gelandang timnas Spanyol itu.

Artikel terkait

Rekomendasi