Como Tembus Liga Champions Usai Tekuk Cremonese Empat Gol

Como Tembus Liga Champions Usai Tekuk Cremonese Empat Gol

Klub sepak bola Como 1907 berhasil memastikan tempat di Liga Champions musim depan setelah menumbangkan tuan rumah Cremonese dengan skor telak 4-1 pada pertandingan terakhir Serie A yang penuh drama.

Keberhasilan bersejarah skuad asuhan Cesc Fabregas tersebut sekaligus melempar tim tuan rumah ke jurang degradasi ke Serie B.

Kepastian tiket kompetisi tertinggi Eropa didapat Como 1907 setelah mereka mengamankan peringkat keempat klasemen akhir Serie A, memanfaatkan momentum kekalahan AC Milan dari Cagliari.

Hasil ini memicu perayaan emosional dari para pemain Como yang mencatatkan kelolosan kedua klub ke kompetisi Eropa sepanjang sejarah, sejak terakhir kali tampil di Piala Mitropa pada tahun 1981.

Dilansir dari goal.com, Como tampil tenang sejak awal laga dan membuka keunggulan pada menit ke-36 lewat sepakan Jesus Rodriguez yang berbelok arah setelah mengenai Alberto Grassi.

Anastasios Douvikas kemudian menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 2-0 sesaat setelah jeda babak pertama memanfaatkan umpan matang Rodriguez, yang menjadi gol ke-14 sang penyerang musim ini.

Cremonese sempat memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Federico Bonazzoli setelah penyerang veteran Jamie Vardy dijatuhkan oleh Jacobo Ramon di area terlarang.

Namun, situasi pertandingan berbalik kendali sepenuhnya bagi skuad Marco Giampaolo setelah wasit Fabio Maresca memberikan hadiah penalti untuk Como akibat pelanggaran terhadap Douvikas.

Protes keras dari kubu tuan rumah berujung kartu merah bagi Alberto Grassi, disusul pengusiran pemain pengganti Milan Duric dan David Okereke yang membuat Cremonese bermain dengan delapan orang.

Lucas Da Cunha yang bertindak sebagai algojo penalti sukses memperbesar keunggulan Como sebelum akhirnya mencetak gol kedua tujuh menit kemudian untuk menutup laga menjadi 4-1.

Bagi Jamie Vardy, hasil buruk di pekan pamungkas ini memastikan degradasi kedua secara beruntun dalam kariernya setelah musim sebelumnya turun kasta bersama Leicester City.

Kekalahan dari Como melengkapi catatan buruk Cremonese yang hanya mampu mengemas delapan kemenangan dari total 38 pertandingan di sepanjang musim kompetisi kasta tertinggi Italia.

Sebaliknya, Como mengakhiri musim di peringkat keempat klasemen akhir Serie A, berada di atas dua klub raksasa tradisional Italia yaitu AC Milan dan Juventus.

Posisi pertama klasemen akhir Serie A ditempati oleh Inter Milan selaku juara bertahan, diikuti oleh Napoli di peringkat kedua dan Roma di urutan ketiga.

Artikel terkait

Rekomendasi