Como Segel Tiket Liga Champions Usai Tekuk Cremonese 4-1

Como Segel Tiket Liga Champions Usai Tekuk Cremonese 4-1

Kejutan besar terjadi di panggung Liga Italia 2025/2026 setelah Como memastikan diri finis di peringkat keempat klasemen akhir. Keberhasilan ini membuat skuad asuhan Cesc Fabregas tersebut resmi mengamankan satu tiket menuju kompetisi Liga Champions.

Kepastian tersebut didapat setelah Como melakoni laga tandang ke markas Cremonese di Stadio Giovanni Zini pada pekan terakhir Serie A, Senin (25/5/2026) dini hari WIB, seperti dilansir dari Detik Sport. Dalam pertandingan penentu ini, Alvaro Morata dan rekan-rekannya sukses memetik kemenangan besar dengan skor akhir 4-1.

Keunggulan Como dibuka oleh gol Jesus Rodriguez pada menit ke-35 yang mengubah skor menjadi 1-0 hingga babak pertama usai. Memasuki paruh kedua, Anastasios Douvikas memperlebar jarak skor menjadi 2-0 lewat golnya pada menit ke-50.

Cremonese yang tengah berjuang lepas dari jerat degradasi sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui eksekusi penalti Federico Bonazzoli pada menit ke-54. Namun, situasi menjadi kian sulit bagi tuan rumah setelah Alberto Grassi menerima kartu merah pada menit ke-70 usai peninjauan VAR yang juga berbuah penalti untuk Como.

Keputusan tersebut memicu protes keras dari pihak Cremonese, hingga wasit mengusir dua pemain cadangan mereka, Milan Djuric dan David Okereke, dengan kartu merah. Lucas Da Cunha yang maju sebagai algojo penalti sukses menjebol gawang Emil Audero pada menit ke-73, membawa Como menjauh 3-1.

Da Cunha kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-80 setelah lagi-lagi menaklukkan Emil Audero, penjaga gawang yang juga memperkuat Timnas Indonesia. Gol tersebut mengunci kemenangan telak Como menjadi 4-1.

Tambahan tiga poin ini membuat Como menyudahi musim di peringkat keempat dengan koleksi 71 poin, sekaligus berhak atas tiket Liga Champions karena pada laga lain AC Milan menelan kekalahan dari Cagliari. Meskipun mengumpulkan poin yang sama dengan Juventus, pasukan Fabregas tetap berhak menduduki posisi lebih tinggi berkat keunggulan rekor head to head atas Bianconeri. Sementara itu, Cremonese harus rela terlempar ke Serie B musim depan setelah finis di peringkat ke-18 dengan raihan 34 poin.

Artikel terkait

Rekomendasi