Klub promosi Premier League, Coventry City, dilaporkan tengah membidik dua pemain asal Belanda, Georginio Wijnaldum dan Zian Flemming, untuk memperkuat skuad mereka musim depan. Kabar ketertarikan ini pertama kali diungkapkan oleh media Inggris, Football Insider, pada Minggu (17/5/2026).
Coventry City yang saat ini berada di bawah asuhan Frank Lampard berhasil kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris setelah absen selama 25 tahun. Sang juara Championship tersebut ingin mempersiapkan tim dengan matang dan sedang menjajaki peluang untuk mendatangkan Wijnaldum yang kaya pengalaman.
Gelandang berusia 35 tahun tersebut saat ini membela klub Arab Saudi, Al Ettifaq, dengan status kapten dan kontraknya akan segera habis. Bersama Al Ettifaq, Wijnaldum tampil impresif dengan mencetak 16 gol dan enam asis dari 32 pertandingan liga.
Menurut laporan Football Insider, beberapa sumber mengonfirmasi bahwa mantan pemain Liverpool tersebut masih berada dalam kondisi fisik yang sangat bugar. Wijnaldum juga disebut terbuka untuk kembali merumput di kompetisi Premier League.
Selain Wijnaldum, Frank Lampard juga mengincar penyerang Burnley, Zian Flemming, karena ingin menambah pemain dengan pengalaman Premier League di dalam skuadnya. Flemming tampil tajam dengan torehan sepuluh gol musim ini, meski gagal menyelamatkan Burnley dari degradasi.
Upaya Coventry City untuk mendapatkan tanda tangan Flemming diprediksi tidak akan mudah karena harus bersaing ketat dengan Leeds United. Di sisi lain, Flemming baru-besu ini mengungkapkan situasi terbarunya terkait tim nasional Belanda menjelang Piala Dunia 2026.
Dalam acara Goedemorgen Eredivisie, Flemming menyatakan bahwa dirinya belum mendapatkan komunikasi sama sekali dari pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman. Padahal, namanya sempat santer disebut sebagai kandidat pengisi skuad Oranje seiring cederanya Xavi Simons serta ketidakpastian kondisi Memphis Depay dan Emmanuel Emegha.
Flemming diperkirakan tidak masuk dalam daftar 55 pemain sementara yang diajukan Koeman kepada FIFA pada awal pekan ini. Meski demikian, penyerang berusia 27 tahun itu mengaku tetap bangga dengan perkembangan kariernya yang terus meningkat setelah mencetak sepuluh gol di Premier League.
"I had it van tevoren niet per se verwacht, maar als ik terugkijk gaat de lijn van mijn carrière wel elke keer met een stapje omhoog. Telkens als ik dat stapje maak, denk ik in het begin altijd: gaat het hier lukken? Hoe gaaf zou het zijn als ik het ook op dit niveau kan laten zien'. En elk jaar, of elke twee jaar, zit er weer een stijgende lijn in dan lukt het me linksom of rechtsom elke keer weer om het voor elkaar te krijgen." kata Flemming, Penyerang Burnley.
Pernyataan tersebut kemudian direspons oleh pembawa acara Fresia Cousiño Arias yang menanyakan kemungkinan target berikutnya untuk menembus skuad tim nasional Belanda.
"I can't imagine anyone else who has ten goals in the Premier League, right? So you can fill in the rest yourself." ujar Flemming, Penyerang Burnley.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai intensitas komunikasinya dengan pihak KNVB atau pelatih tim nasional, Flemming menegaskan bahwa tidak ada interaksi yang terjadi.
"Nul. 0,0 contact" kata Flemming, Penyerang Burnley.
Situasi ini memicu keheranan dari pengamat sepak bola Hans Kraay junior yang menyebutkan bahwa anak sang pelatih, Ronald Koeman junior, sempat menyatakan bahwa ayahnya terus memantau performa Flemming secara ketat beberapa bulan lalu. Saat ini, fokus Flemming tertuju pada kelanjutan kariernya di tengah minat dari Coventry City.