Crystal Palace Juarai UEFA Conference League Usai Tekuk Rayo Vallecano

Crystal Palace Juarai UEFA Conference League Usai Tekuk Rayo Vallecano

Crystal Palace berhasil menjuarai UEFA Conference League setelah menundukkan wakil Spanyol, Rayo Vallecano, dengan skor 1-0 pada pertandingan final di Stadion Red Bull Arena Leipzig, Jerman, yang berakhir Kamis, 28 Mei 2026 dini hari WIB.

Gol tunggal kemenangan klub berjuluk The Eagles tersebut dicetak oleh penyerang asal Prancis, Jean-Philippe Mateta, pada menit ke-51 babak kedua. Hasil ini sekaligus menjadi persembahan trofi terakhir yang manis dari pelatih Oliver Glasner yang telah memutuskan untuk menyudahi masa jabatannya di Crystal Palace setelah menukangi klub sejak Februari 2024.

Pertandingan final yang disaksikan oleh 39.000 penonton ini sempat diwarnai ketegangan di luar lapangan sebelum laga dimulai. Kepolisian Leipzig melaporkan terjadinya bentrokan di pusat kota yang melibatkan sekitar 300 suporter garis keras dari Rayo Vallecano dengan pendukung Crystal Palace, meskipun keributan tersebut tidak sampai merembet ke dalam area stadion.

Keberhasilan ini melengkapi torehan tiga trofi bagi Crystal Palace di bawah arahan Glasner dalam kurun waktu dua tahun, setelah sebelumnya memenangi FA Cup 2025 dan FA Community Shield di awal musim. Kemenangan di kompetisi kasta ketiga Eropa ini juga memastikan Crystal Palace, yang finis di peringkat ke-15 Liga Inggris musim ini, berhak tampil di babak utama UEFA Europa League pada musim kompetisi mendatang.

"Tentu saja saya tegang. Ini sangat berarti bagi saya, untuk mengucapkan selamat tinggal pada klub yang luar biasa ini, para pemain yang luar biasa ini, dan para penggemar yang luar biasa ini. Mereka sangat layak mendapatkannya." kata Oliver Glasner, Pelatih Crystal Palace.

Pelatih berusia 51 tahun asal Austria tersebut sukses mencatatkan namanya dalam sejarah dengan meraih trofi Eropa keduanya setelah sebelumnya menjuarai Liga Europa bersama Eintracht Frankfurt pada tahun 2022. Pencapaian dua gelar kompetisi Eropa ini menyamai rekor pelatih legendaris asal Austria lainnya seperti Ernst Happel dan Bela Guttmann.

"Ini adalah penghargaan emosional, Anda tidak bisa membelinya dengan uang murni di dunia. Itulah mengapa kita semua melakukan ini. Seberapa besar pengorbanan yang dilakukan setiap orang demi kesuksesan, hari ini adalah hari gajian," ujar Oliver Glasner, Pelatih Crystal Palace.

Mantan pelatih Eintracht Frankfurt itu juga menambahkan mengenai harapannya terhadap kiprah masa depan mantan anak asuhnya di kompetisi benua biru musim depan.

“Saya bilang ingin menonton mereka di TV memulai Liga Europa dengan hasrat dan keyakinan bahwa mereka juga bisa memenangkannya. Itu akan membuat saya sangat bahagia, karena saya merasa kami telah menciptakan mentalitas bersama bahwa pada akhirnya semuanya akan sukses," kata Oliver Glasner, Pelatih Crystal Palace.

Penyerang Jean-Philippe Mateta menjadi pahlawan kemenangan setelah memanfaatkan bola muntah di awal babak kedua untuk menembus pertahanan kokoh Rayo Vallecano yang dikawal ketat. Mateta yang sempat gagal dalam tes medis di AC Milan pada bursa transfer musim dingin, justru membuktikan kapasitasnya sebagai tumpuan lini depan hingga mendapatkan panggilan ke tim nasional Prancis.

Gelar juara ini sekaligus menegaskan dominasi klub-klub Premier League Inggris yang telah memenangi tiga dari lima edisi final UEFA Conference League yang sudah diselenggarakan, setelah West Ham United pada 2023 dan FC Chelsea pada tahun lalu.

"Ini adalah salah satu perasaan terbaik yang pernah ada. Pelatih kami memberi tahu kami bahwa Anda hanya mendapatkan peluang seperti itu sekali. Dan kami memanfaatkannya. Perasaan ini, Anda tidak bisa membelinya." kata Adam Wharton, Gelandang Crystal Palace.

Wharton juga memberikan kesaksian mengenai transformasi besar yang dibawa oleh sang manajer sejak pertama kali menginjakkan kaki di Selhurst Park.

"Itu adalah hadiah yang sempurna untuknya. Dia mengubah klub dalam dua setengah tahun. Dia ingin memenangkan segalanya, setiap pertandingan. Saat saya datang, kami menghadapi degradasi. Sekarang kami memenangkan gelar. Sungguh luar biasa apa yang telah dicapainya." kata Adam Wharton, Gelandang Crystal Palace.

Kiper utama Dean Henderson turut menyampaikan sanjungan tinggi kepada Glasner yang dinilai telah membawa tim melewati berbagai periode sulit hingga mampu menutup musim panjang yang melelahkan ini dengan raihan piala.

"Pelatih layak mendapatkannya. Dia membawa kami melewati fase-fase sulit. Dia adalah legenda, pelatih terbaik dalam sejarah Crystal Palace," kata Dean Henderson, Penjaga Gawang Crystal Palace.

Pertandingan final melawan Rayo Vallecano merupakan laga kompetitif ke-60 yang dijalani oleh skuad Crystal Palace sepanjang musim ini.

"Sekarang kita akan merayakannya. Ini musim yang panjang, pertandingan ke-60 kami. Kami layak mendapatkannya," kata Dean Henderson, Penjaga Gawang Crystal Palace.

Pihak manajemen Crystal Palace selanjutnya akan segera memulai proses pencarian pelatih baru untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Glasner guna mempersiapkan tim menghadapi kompetisi domestik dan Liga Europa musim depan.

Artikel terkait

Rekomendasi