Sutradara YouTube Curry Barker Dobrak Box Office Lewat Film Obsession

Sutradara YouTube Curry Barker Dobrak Box Office Lewat Film Obsession

Sutradara muda asal YouTube, Curry Barker, sukses membawa film horor independen berjudul Obsession mencetak pendapatan fantastis di box office global setelah akhir pekan kedua penayangannya di bioskop.

Film yang didistribusikan oleh Focus Features tersebut diproyeksikan meraup total pendapatan sebesar 79,7 juta dolar AS secara global, dengan 58,5 million dolar AS di antaranya berasal dari bioskop Amerika Utara.

Pencapaian ini terhitung luar biasa mengingat sineas berusia 26 tahun tersebut memproduksi Obsession hanya dalam waktu 20 hari dengan anggaran yang sangat minim, yakni sebesar 750.000 dolar AS.

Data dari Box Office Mojo menunjukkan bahwa angka pendapatan tersebut melonjak hingga lebih dari 100 kali lipat dari biaya produksi awal film yang dibintangi oleh Michael Johnston dan Inde Navarrette ini.

Keberhasilan luar biasa ini bahkan menarik perhatian produser eksekutif film tersebut sekaligus tokoh besar dalam genre horor, Jason Blum, yang langsung memberikan apresiasinya melalui media sosial.

"Obsession is the ONLY wide-release horror film on record to grow in its second weekend at this scale — $22.4M, up 30% over opening," write Sunday on X Jason Blum, Eksekutif Produser.

Blum menambahkan bahwa tren pertumbuhan penonton yang sangat masif pada pekan kedua seperti ini merupakan fenomena yang sangat langka dan hampir tidak pernah terjadi dalam industri film horor.

"This doesn't happen in horror." tambah Jason Blum, Eksekutif Produser.

Sebelum menembus Toronto International Film Festival (TIFF) pada September 2025, Barker lebih dikenal lewat kanal YouTube miliknya melalui proyek film pendek seperti sebuah thriller berjudul Milk and Serial.

Setelah debut Obsession di festival tersebut, berbagai studio besar langsung saling berebut hak penayangan hingga akhirnya Focus Features berhasil mengakuisisinya dengan nilai kontrak mencapai 15 juta dolar AS.

Sinopsis Obsession sendiri berfokus pada karakter Bear (Michael Johnston) yang menggunakan sebuah jimat pengabul permintaan mistis untuk memikat Niki (Inde Navarrette), yang kemudian berujung pada teror psikologis dan kekerasan.

Film psikologis ini mendapat respons luar biasa di situs Rotten Tomatoes dengan meraih skor Tomatometer 95 persen dari para kritikus film dan skor Popcornmeter 94 persen dari kategori penonton bioskop.

Mengenai kesuksesannya yang tak terduga ini, Barker membagikan pengalamannya saat memimpin proses produksi film independen tersebut dalam sebuah wawancara video.

"When we made ‘Obsession,’ we had no idea what was going to happen," kata Curry Barker, Sutradara.

Barker menjelaskan bahwa sebagai seorang sutradara, ia dituntut untuk selalu optimis dan meyakinkan seluruh kru serta pemeran bahwa proyek film ini akan menjadi sesuatu yang sangat spesial di masa depan.

"As the leader of the ship, I had to tell the people: ‘This is going to be huge. You guys have to give this a year, because it’s going to be something special.’ But that’s just because that’s my job, to champion the movie. Really, I had no idea. ... It was insane when we even just got into TIFF." lanjut Curry Barker, Sutradara.

Ketika dimintai pendapat mengenai fenomena semakin banyaknya konten kreator YouTube yang mulai diakui di Hollywood, Barker menilai para produser film saat ini sudah mulai cerdas memanfaatkan platform digital tersebut.

"We’re finally getting to the point where people are like, OK, fine, I’ll put my film on YouTube," tutur Curry Barker, Sutradara.

Barker membandingkan kondisi saat ini dengan masa-masa ketika ia masih menempuh pendidikan di sekolah film, di mana mengunggah karya ke YouTube sering kali dianggap sebagai pilihan terakhir jika gagal di festival.

"Versus when I was in film school, that was kind of like a last resort. People didn’t want to put their stuff on YouTube. They wanted to go the festival route. I was like, screw it. You know, just put it on YouTube and see what happens." jelas Curry Barker, Sutradara.

Langkah berani tersebut terbukti membuahkan hasil manis karena kini industri Hollywood memberikan kepercayaan besar kepada Barker untuk memimpin berbagai proyek film besar terbarunya.

Saat ini, Barker sedang mempersiapkan sebuah film baru bertajuk Anything But Ghosts, serta telah ditunjuk oleh studio A24 untuk menyutradarai versi pembuatan ulang dari film horor klasik The Texas Chain Saw Massacre.

"The opportunities that I have right now are pretty insane," ucap Curry Barker, Sutradara.

Terlepas dari banyaknya tawaran besar yang datang beruntung pasca-kesuksesan film pertamanya, Barker menegaskan komitmennya untuk tetap membumi dan fokus pada karya-karya yang krusial bagi perjalanan kariernya.

"But I’m just trying to keep my head down and focus on what’s important to me, you know?" pungkas Curry Barker, Sutradara.

Tren kesuksesan kreator internet di layar lebar ini juga diperkuat oleh keberhasilan film Iron Lung garapan Markiplier yang meraup 50 juta dolar AS pada Februari 2026, menyusul kesuksesan Talk to Me karya RackaRacka pada 2022, serta film Backrooms karya Kane Parsons dari A24.

Artikel terkait

Rekomendasi