Aktris Cynthia Erivo membantah tudingan publik yang menyebut hubungan dekatnya dengan penyanyi Ariana Grande hanya rekayasa demi mempromosikan film musikal Wicked. Pernyataan tersebut disampaikan Erivo dalam wawancara terbaru bersama Variety, dilansir dari Wolipop.
Erivo menjelaskan bahwa jadwal promosi film Wicked yang rilis November 2024 serta sekuelnya, Wicked: For Good yang tayang November 2025, sangat padat hingga memicu kelelahan mental bagi keduanya. Tekanan promosi intensif film produksi Universal Pictures ini memicu keraguan publik atas keaslian kedekatan mereka.
"Aku rasa orang-orang nggak percaya kalau kami beneran berteman," ungkap Cynthia Erivo.
Pemeran karakter Elphaba ini menambahkan bahwa ia dan Grande yang memerankan Glinda selalu bertukar pesan teks hampir setiap hari. Menurutnya, tuduhan gimmick muncul karena publik tidak mengenal kepribadian aslinya yang selalu total dalam berteman.
"Orang-orang nggak tahu sifat asli aku. Kalau aku berteman sama orang, aku bakal totalitas. Kalau nggak, nggak bakal sok dekat," tegas Cynthia Erivo.
Kedua aktris utama film arahan sutradara Jon M. Chu tersebut sudah berkomitmen untuk saling menjaga selama menjalani masa promosi. Erivo menganggap penilaian miring netizen sebagai hal yang menggelikan di tengah realitas hubungan mereka yang sebenarnya.
"Menarik melihat bagaimana persepsi orang-orang dibanding kenyataan yang sebenarnya," ujar Cynthia Erivo.
Ia juga menyoroti banyaknya komentar dari masyarakat yang seolah menganalisis kehidupan pribadi mereka tanpa tahu kondisi yang sesungguhnya.
"Banyak 'psikolog dadakan' yang cuma duduk di rumah, menganalisis siapa kami, apa yang lagi kami lalui, apa yang kami lakukan, dan kenapa kami begitu," tambah Cynthia Erivo.
Komitmen persahabatan ini juga dituangkan Erivo dalam buku memoar pribadinya berjudul Simply More: A Book for Anyone Who Has Been Told They're Too Much yang rilis November 2025. Dalam buku itu, terungkap adanya perjanjian khusus di antara keduanya sebelum proses syuting dimulai untuk saling mendukung demi menghindari konflik ego di lokasi syuting.