DAZN Ambil Alih Operasional FIFA Plus Jelang Piala Dunia 2026

DAZN Ambil Alih Operasional FIFA Plus Jelang Piala Dunia 2026

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi menyerahkan kendali penuh atas operasional layanan streaming FIFA+ secara eksklusif kepada platform global DAZN pada Jumat, 5 Juni 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya perluasan jangkauan ekosistem digital global otoritas sepak bola dunia tersebut menjelang kompetisi akbar Piala Dunia 2026.

Integrasi tanpa biaya bagi penonton ini menguntungkan FIFA karena dapat melepaskan beban operasional teknologi platform namun tetap memperoleh akses data pemirsa serta alat keterlibatan milik DAZN. Kerja sama teranyar ini sekaligus menjadi kelanjutan dari kontrak penyiaran Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 yang dilaporkan memiliki nilai komersial sebesar 1 miliar dolar AS.

Melalui kemitraan yang diperluas dari tahun lalu ini, DAZN bersiap menyiarkan sekitar 8.500 pertandingan sepak bola langsung setiap tahunnya dari 100 asosiasi anggota FIFA di wilayah tertentu. Konten yang disajikan mencakup siaran langsung, tayangan ulang laga penuh, cuplikan, video sejarah Piala Dunia terdahulu, hingga turnamen kelompok umur seperti Piala Dunia Wanita U-20 di Polandia, Piala Dunia Wanita U-17 di Maroko, Piala Dunia U-17 di Qatar, serta Piala Antarkontinental FIFA.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström menjelaskan bahwa proyek integrasi ini menjadi tonggak penting dalam ambisi institusinya untuk merealisasikan globalisasi sepak bola secara luas.

"The integration of FIFA+ into DAZN represents a key milestone in our ambition to make football truly global and accessible. Following the successful collaboration at the FIFA Club World Cup 2025, we are now taking the next steps in building the Global Home of Football, bringing together competitions, content and storytelling on a single platform while creating new opportunities for our FIFA Member Associations to grow their audiences worldwide." kata Mattias Grafström, Sekretaris Jenderal FIFA.

Menurut penjelasan Grafström, kolaborasi digital ini juga berfungsi sebagai sarana bagi otoritas sepak bola internasional untuk terus mengapresiasi para pemain yang membesarkan olahraga ini.

"Through this remarkable project, we will be able to continue celebrating the players who have made and continue to make football the world’s number one sport." ujar Mattias Grafström, Sekretaris Jenderal FIFA.

Pihak DAZN sendiri akan menyematkan fitur interaktif seperti ruang obrolan langsung dan komunitas sosial FanZone guna memperkuat posisi mereka sebagai pusat distribusi siaran olahraga global yang sebelumnya telah menyiarkan konten FIBA, NHL, dan NFL.

CEO DAZN Group, Shay Segev menilai kerja sama ini akan memperluas dampak budaya sepak bola secara global melalui pemanfaatan mesin pemasaran global dan inovasi teknologi yang mereka miliki.

"Bringing FIFA+ to DAZN reflects our strong partnership with FIFA and our shared ambition to grow football’s reach and cultural impact around the world. With our global footprint, innovative technology, and powerful marketing engine, DAZN will enable FIFA+ content to reach hundreds of millions of sports fans worldwide." kata Shay Segev, CEO DAZN Group.

Penyedia layanan multimedia tersebut juga memastikan ketersediaan fitur komunitas interaktif agar ratusan juta penggemar di seluruh dunia dapat saling terhubung langsung saat menyaksikan pertandingan.

"Launching FIFA+ will allow fans everywhere to access matches, iconic moments, and original content on DAZN for free as part of the world’s largest football community. DAZN continues to exponentially grow its premium content portfolio and cement its position as the global home of sport." ujar Shay Segev, CEO DAZN Group.

Selain melakukan ekspansi platform streaming bersama DAZN, FIFA turut meluncurkan gim simulasi resmi 'FIFA World Cup: The Launch Edition' melalui Netflix yang dijadwalkan rilis pada 11 Juni 2026. Permainan hasil kolaborasi bersama Delphi Interactive yang menampilkan 48 negara peserta dan 16 stadion tuan rumah ini menandai kembalinya gim simulasi berlisensi FIFA setelah kemitraan komersial dengan EA Sports berakhir pada 2022 akibat ketidaksepakatan nilai komersial.

Artikel terkait

Rekomendasi