Masa depan Robert Lewandowski di FC Barcelona menjadi sorotan setelah Direktur Olahraga Deco dikabarkan mendesak pelepasan sang striker pada bursa transfer mendatang. Meskipun Lewandowski baru saja merayakan gelar juara Liga Spanyol pada Rabu, 13 Mei 2026, ketidakpastian kontraknya memicu spekulasi mengenai kepindahannya ke klub lain.
Dominik Piechota dari Kanal Sportowy mengungkapkan bahwa Deco memiliki keinginan kuat agar pemain asal Polandia itu segera angkat kaki dari Camp Nou. Langkah ini diambil untuk menghemat beban gaji demi mendatangkan pemain baru, meskipun Presiden Joan Laporta lebih memilih untuk mempertahankannya.
"Deco ma wielką chęć, żeby Lewandowski już odszedł. On jest mocno za odejściem Polaka, Joan Laporta za pozostaniem, stąd decydujący głos ma trener Hansi Flick" ujar Dominik Piechota, jurnalis polandia.
Keputusan akhir mengenai nasib pencetak gol terbanyak klub tersebut kini berada di tangan pelatih Hansi Flick. Alasan utama Deco mendorong kepergian ini berkaitan erat dengan rencana restrukturisasi keuangan dan penambahan kekuatan skuat Barcelona untuk musim depan.
"Nie chodzi o to, że Deco jest przeciwko "Lewemu", ale o to, że jest 40 baniek do wydania. Deco bardzo chętnie spożytkowałby pieniądze z pensji Lewandowskiego na nowe wzmocnienia" kata Dominik Piechota menambahkan konteks finansual.
Berdasarkan data statistik dari WhoScored.com, dominasi Lewandowski di La Liga sebenarnya tetap tidak tertandingi sejak debutnya dengan rata-rata 0,63 gol per pertandingan. Sejak bergabung pada 2022, ia telah mencatatkan angka yang jauh melampaui rekan setimnya di berbagai ajang kompetisi.
| Kategori | Total Kompetisi | Khusus Liga Domestik |
|---|---|---|
| Pertandingan | 190 | 131 |
| Gol | 119 | 82 |
| Asis | 24 | 20 |
Meskipun performanya tetap stabil dengan 18 gol dari 43 laga musim ini, pihak klub dilaporkan hanya menawarkan perpanjangan kontrak dengan pemotongan gaji signifikan. Kondisi tersebut membuat peluang kepindahan Lewandowski ke klub luar negeri, termasuk FC Porto, semakin terbuka lebar.
"Mimo wieku, Lewandowski byłby idealnym wyborem dla FC Porto. Byłby ogromnym wzmocnieniem kadry w sezonie, w którym Smoki wracają do Ligi Mistrzów" tutur Rodrigo Coimbra, redaktur Flashscore.
Kehadiran Lewandowski di Liga Portugal dinilai akan memberikan dampak besar bagi nilai komersial dan kualitas kompetisi secara keseluruhan. Porto melihat sang veteran sebagai sosok yang tepat untuk membimbing pemain muda di panggung Eropa.
"Nie sądzę, by Lewandowski (w Porto) był absolutnie niekwestionowanym numerem jeden w ataku, głównie dlatego, że Farioli bardzo ostrożnie zarządza siłami i formą swoich zawodników" ujar Rodrigo Coimbra mengenai peran taktis pemain tersebut.
Saat ini, Lewandowski masih memiliki beberapa sisa pertandingan melawan Deportivo Alaves, Real Betis, dan Valencia sebelum musim liga berakhir sepenuhnya. Ketajaman fisik dan mentalitas juaranya tetap menjadi modal kuat bagi klub mana pun yang akan ia bela musim depan.