Deddy Corbuzier Buka Rumah Makan Padang Modern Gadang Barubah

Deddy Corbuzier Buka Rumah Makan Padang Modern Gadang Barubah

Deddy Corbuzier kembali menarik perhatian publik lewat ekspansi bisnis terbarunya di dunia kuliner. Setelah sukses mengelola berbagai lini bisnis dan konten digital, ia kini merilis rumah makan Padang modern bernama Gadang Barubah yang langsung menjadi perbincangan hangat.

Kecintaan Deddy Corbuzier terhadap masakan Padang telah tumbuh sejak masa kecilnya. Hubungan emosional tersebut bermula dari kebiasaan sang ayah yang kerap mengajaknya menyantap hidangan di rumah makan Minang, hingga akhirnya memotivasi pendirian restoran ini.

Nama Gadang Barubah menyimpan filosofi besar tentang sebuah makna yang terus mengalami perkembangan. Restoran ini mengusung visi untuk terus melahirkan inovasi baru tanpa harus mencabut akar budaya serta tradisi kuliner Minangkabau yang kaya rasa.

Lewat konsep tradisi yang terus berkembang, restoran ini mengombinasikan keaslian rasa Minang dengan atmosfer tempat makan kekinian. Cabang kedua yang bertempat di Bintaro kini menjadi destinasi kuliner yang viral karena menyajikan menu tradisional dengan sentuhan berbeda.

“Mas Deddy memang dari dulu suka makanan Padang. Bahkan beliau riset sampai kurang lebih satu tahun untuk mendapatkan rasa yang benar-benar pas dan tetap autentik,” ujar Henny Puspitasari, Head of PR Gadang Barubah kepada tim Medcom.id di Gadang Barubah Bintaro, Kamis (28/05/26).

Henny menjelaskan bahwa proses eksperimen rasa tersebut dilakukan secara serius bersama tim juru masak yang berpengalaman. Langkah ini diambil demi memastikan setiap hidangan tetap memegang karakter asli masakan Minang namun nyaman bagi lidah masyarakat modern.

Tunjang Hotplate menjadi salah satu menu yang paling memikat atensi para pengunjung restoran. Hidangan ini disajikan di atas piring besi panas dengan karakteristik tekstur tunjang yang lembut berpadu bersama siraman bumbu gurih khas Minangkabau.

Selain menu inovatif tersebut, para pelanggan juga menyukai hidangan populer lain seperti Telur Barendo, Ayam Pop, Sate Padang Hotplate, hingga Rendang. Seluruh menu dirancang sedemikian rupa untuk memberikan pengalaman bersantap yang maksimal.

“Kalau rendangnya memang dimasak lama, bisa sampai delapan jam supaya bumbunya benar-benar meresap, dan menghasilkan rasa seperti rendang zaman dulu,” kata Henny.

Pihak manajemen menegaskan bahwa Gadang Barubah ingin menyajikan rasa masakan rumahan khas Minang yang ramah untuk seluruh kelompok usia, termasuk anak-anak. Oleh sebab itu, tingkat kepedasan makanan disesuaikan agar lebih bersahabat tanpa mengurangi takaran rempah asli.

“Kita tidak mau orang langsung kepedasan sampai enggak bisa menikmati makanannya. Jadi dibuat tetap kaya rasa, tapi comforting,” lanjutnya.

Di samping sajian utama, rumah makan ini menyediakan opsi menu pelengkap serta ragam minuman modis. Pengunjung dapat memesan Regal Blended, Es Tebak, Es Teler, variasi minuman kopi, hingga Es Durian yang menjadi produk favorit.

Desain Tempat Modern untuk Keluarga dan Anak Muda

Gadang Barubah tidak hanya menjual kekuatan rasa, tetapi juga menawarkan konsep bangunan yang jauh lebih modern daripada rumah makan Padang konvensional. Area makan didesain nyaman untuk keluarga dan dilengkapi fasilitas kafe serta ruang privat demi memfasilitasi pertemuan komunitas.

“Sekranag orang datang bukan cuma makan, tapi juga cari pengalaman. Makanya konsepnya dibuat modern, supaya bisa masuk ke keluarga sekaligus anak-anak muda,” ujar Henny.

Kehadiran area kafe di dalam restoran terbukti menjadi daya tarik yang kuat bagi kalangan muda untuk berkumpul seusai bersantap. Berbagai kelompok komunitas juga sudah mulai memanfaatkan ruangan tersebut sebagai lokasi acara perkumpulan dan diskusi kecil.

Sejak awal beroperasi, respons publik terhadap kehadiran restoran ini tercatat sangat masif. Berdasarkan keterangan pengelola, banyak konsumen yang bersedia menempuh perjalanan jauh dari wilayah Bogor, Depok, hingga Bekasi demi memuaskan rasa penasaran mereka terhadap menu yang viral.

“Ada yang datang jauh-jauh cuma penasaran sama tunjang hotplate dan telur barendonya. Bahkan beberapa pelanggan sampai rela antre,” katanya.

Saat ini jaringan bisnis kuliner tersebut telah mengoperasikan outlet pertama di Pollux Mall Cikarang dan cabang kedua di kawasan Bintaro. Dalam rencana ekspansi terdekat, mereka bersiap meresmikan cabang ketiga yang berlokasi di Puri Indah, Jakarta Barat.

“Kita memang pelan-pelan berkembang, tapi yang paling penting kualitas makanan dan pelayanan tetap dijaga,” ujar Henny.

Guna memperluas jangkauan pasar, manajemen rumah makan ini juga mulai masuk ke sektor bisnis layanan katering, penyediaan nasi kotak, hingga memproduksi makanan beku seperti rendang siap kirim antar daerah.

Artikel terkait

Rekomendasi