Jelang Final Liga Champions, Ousmane Dembele dan Achraf Hakimi Kembali Berlatih

Jelang Final Liga Champions, Ousmane Dembele dan Achraf Hakimi Kembali Berlatih

Paris Saint-Germain (PSG) memperoleh suntikan kekuatan penting menjelang partai puncak Liga Champions 2025/2026. Tim asal Prancis tersebut dijadwalkan bersua Arsenal di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei mendatang.

Dua pilar andalan Les Parisiens, Ousmane Dembele dan Achraf Hakimi, dilaporkan telah kembali mengikuti sesi latihan kelompok. Kabar positif ini menjadi angin segar bagi sang pelatih, Luis Enrique, dalam ambisinya mempertahankan gelar juara Eropa.

Seperti dikutip dari Medcom, Ousmane Dembele sebelumnya sempat dibekap cedera otot ringan. Masalah fisik itu dialaminya ketika PSG menelan kekalahan dari Paris FC pada laga pamungkas Ligue 1, yang membuatnya ditarik keluar lapangan lebih awal.

Sementara itu, Achraf Hakimi mengalami kendala kebugaran saat memperkuat PSG kontra Bayern Munchen pada leg pertama babak semifinal. Kondisi bek kanan asal Maroko ini sempat memicu keraguan terkait kesiapannya tampil di laga final.

Media Prancis memberitakan bahwa kedua pemain tersebut sudah bergabung dalam latihan reguler setelah skuat diberikan jatah libur dua hari. Kendati demikian, Luis Enrique disinyalir bakal tetap berhati-hati dalam menentukan komposisi pemain.

Faktor risiko cedera menjadi pertimbangan serius bagi manajemen PSG. Apalagi agenda akbar Piala Dunia 2026 akan segera bergulir dalam waktu dekat, sehingga tim medis tidak ingin memaksakan kondisi kedua bintang tersebut.

Apabila kebugaran Dembele dan Hakimi belum mencapai 100 persen, Luis Enrique diprediksi akan mencoret nama mereka dari daftar susunan pemain utama. Beberapa nama pengganti pun sudah disiapkan untuk mengisi pos yang ditinggalkan.

Posisi bek kanan milik Hakimi kemungkinan besar bakal ditempati oleh Warren Zaire-Emery. Kehadirannya akan disokong oleh Fabian Ruiz yang bertugas menjaga stabilitas lini tengah bersama Vitinha dan Joao Neves.

Untuk sektor gedor, Bradley Barcola menjadi pilihan terdepan guna mengisi peran Dembele. Barcola diproyeksikan mengisi trisula lini serang Les Parisiens bersama Khvicha Kvaratskhelia dan Desire Doue.

Walau demikian, kans Dembele dan Hakimi untuk merumput di Puskas Arena tetap terbuka lebar. Keduanya berpeluang besar memulai pertandingan dari bangku cadangan dan masuk sebagai pembeda pada paruh kedua.

Kekuatan Arsenal Jadi Tantangan Berat

Langkah PSG untuk mengamankan trofi dipastikan mendapat perlawanan sengit dari Arsenal. Skuat arahan Mikel Arteta tersebut tengah dalam kepercayaan diri tinggi usai memastikan diri sebagai kampiun Premier League.

Klub berjuluk The Gunners itu juga dikenal memiliki organisasi pertahanan paling solid di benua Eropa saat ini. Penampilan impresif penjaga gawang David Raya menjadi salah satu faktor kunci di balik kokohnya lini belakang mereka.

Selain itu, duet bek tengah William Saliba dan Gabriel Magalhaes diakui sebagai salah satu kongsi terbaik di dunia. Di sektor tengah, Declan Rice bakal menjadi motor permainan sekaligus perusak alur serangan yang wajib diwaspadai oleh PSG.

Luis Enrique bahkan melontarkan pujian tinggi terhadap calon lawannya tersebut. Pelatih asal Spanyol itu pernah menyebut Arsenal sebagai "tim terbaik di dunia tanpa bola" karena agresivitas pressing dan disiplin mereka ketika bertahan.

Pilar Kunci Les Parisiens di Lini Tengah

Walau lini pertahanan Arsenal sangat rapat, raksasa Prancis ini tetap mempunyai deretan pemain yang bisa mengubah jalannya laga. Vitinha diproyeksikan memegang peran sentral dalam memenangi duel di sektor tengah.

Gelandang berkebangsaan Portugal tersebut bakal berhadapan langsung dengan Declan Rice dan Martin Zubimendi. Vitinha diandalkan berkat kemampuannya yang mumpuni dalam mendistribusikan bola serta menjaga ritme permainan.

Di sektor sayap, kecepatan dan keahlian olah bola Khvicha Kvaratskhelia juga diharapkan mampu merepotkan lini belakang wakil Inggris tersebut. Jika Ousmane Dembele bisa pulih seutuhnya, PSG dipastikan tampil dengan kekuatan terbaik demi mencetak sejarah baru.

Artikel terkait

Rekomendasi