Kabar kurang menyenangkan datang dari selebgram Denise Chariesta yang membagikan momen emosional mengenai perjuangan memiliki buah hati. Melalui unggahan video di media sosial Instagram, dirinya mengungkapkan bahwa program bayi tabung yang dijalaninya dinyatakan gagal.
Peristiwa ini membuat dirinya merasa sangat terpukul karena telah menaruh harapan yang sangat besar untuk bisa kembali mendapatkan momongan. Dilansir dari Suara, proses medis yang menghabiskan biaya tidak sedikit tersebut harus berakhir dengan kekecewaan.
Denise Chariesta menjelaskan bahwa dua embrio yang telah dikembangkan dalam program tersebut sama sekali tidak menunjukkan pertumbuhan. Dengan nada sedih, ia harus menerima kenyataan pahit mengenai kondisi calon janinnya tersebut.
"Guys bayi tabung Rp1 miliar gue dua-duanya meninggal. Setelah dapet surat ini, dia ini memang tidak berkembang guys," kata Denise dalam unggahan videonya.
Sebelumnya, sang selebgram terlihat sangat optimistis bahwa tindakan medis ini akan berjalan lancar dan berhasil. Rasa yakin tersebut muncul karena ia merasa kondisi tubuhnya cukup subur untuk kembali menjalani masa kehamilan.
Ia kemudian membandingkan proses ini dengan pengalaman saat mengandung anak pertamanya yang bernama Jaden. Menurutnya, kehamilan pertama tersebut berjalan dengan sangat cepat dan mudah.
"Padahal gue yakin banget ini jadi karena gue kan subur. Jaden aja sekali toel langsung jadi," ujarnya.
Kekecewaan yang dirasakan menjadi semakin mendalam lantaran seluruh fasilitas untuk menyambut kehadiran anggota keluarga baru telah disiapkan. Denise Chariesta bahkan sudah mendesain kamar tidur khusus untuk calon bayinya.
"Gue nggak nyangka bakalan begini. Gue ngerasa seyakin ini udah siapin kamar dan ranjang. Tapi bisa-bisanya gagal. Gue juga bingung yah guys," sambung Denise.
Kondisi medis yang tidak menunjukkan perkembangan ini membuat Denise Chariesta harus menandatangani dokumen resmi. Surat tersebut berisi persetujuan pembatalan untuk tidak lagi melanjutkan proses penyimpanan kedua embrio.
"Terus hari ini gue tanda tangan kalau buat nggak disimpen karena dua-duanya nggak berkembang," ungkapnya lagi.
Prosedur panjang yang melelahkan secara fisik dan mental diakui sempat membuat dirinya mengalami stres berat. Rangkaian tindakan seperti suntikan hormon dan tahapan medis lainnya menguras energi serta emosinya.
Meskipun berada dalam situasi yang berat, Denise Chariesta menegaskan tekadnya untuk tidak menyerah begitu saja. Ia menyatakan tetap berkomitmen untuk terus berupaya memiliki momongan kembali di masa depan.