Dewa United Banten FC berhasil menundukkan Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0 pada laga pekan ke-31 liga domestik yang berlangsung di Banten International Stadium, Minggu, 3 Mei 2026. Gol tunggal penentu kemenangan tersebut dicetak oleh Noah Sadoui di tengah tantangan kondisi fisik pemain dan infrastruktur stadion.
Kemenangan krusial ini mengantarkan Dewa United naik ke peringkat keenam klasemen sementara dengan perolehan total 50 poin. Dilansir dari Suara, hasil ini memperpanjang catatan positif tim yang berhasil membukukan delapan kemenangan dan dua hasil imbang dalam 11 pertandingan terakhir mereka.
Pelatih Dewa United Banten FC, Jan Olde Riekerink, memberikan sorotan tajam terhadap tantangan yang dihadapi anak asuhnya selama persiapan dan jalannya laga. Ia menyoroti padatnya jadwal yang mengharuskan tim bermain sebanyak tiga kali hanya dalam rentang waktu sembilan hari.
"Lapangan cukup sulit, permukaannya keras, sehingga permainan kami tidak selalu menguntungkan," ujar Riekerink.
Kondisi permukaan lapangan yang keras tersebut dinilai menjadi faktor penghambat bagi aliran bola tim tuan rumah saat berupaya membangun serangan dari lini belakang. Meski demikian, Dewa United tetap mampu mendominasi jalannya pertandingan walaupun gagal mengonversi banyak peluang menjadi gol tambahan.
"Kami menciptakan banyak peluang, seharusnya bisa mencetak dua atau tiga gol. Namun karena tidak ada tambahan gol, lawan tetap punya harapan," katanya.
Kurangnya efektivitas di barisan depan membuat Semen Padang tetap memiliki asa untuk mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir pertandingan. Riekerink menilai bahwa daya juang anak asuhnya menjadi pembeda utama dalam mengamankan poin penuh pada laga kandang kali ini.
"Menang berkaitan dengan mentalitas. Saya senang karena tim menunjukkan semangat dan mentalitas juara," tegas Riekerink.
Ketajaman mental yang ditunjukkan para pemain Dewa United menjadi kunci penting dalam menjaga konsistensi posisi mereka di papan atas klasemen. Hingga berakhirnya pekan ke-31, Semen Padang FC masih tertahan di papan bawah setelah gagal mencuri poin di markas lawan.