Klub sepak bola Dewa United mengakhiri kompetisi BRI Super League 2025/2026 di posisi ketujuh klasemen akhir setelah menelan kekalahan 0-1 dari Bali United di Stadion Internasional Banten pada Jumat, 22 Mei 2026.
Pencapaian tersebut mengumpulkan total 53 poin dari 34 pertandingan yang telah dijalani sepanjang musim ini, sebagaimana dilansir dari Suara berdasarkan rilis resmi klub pada Minggu (25/5/2026).
Hasil pada akhir kompetisi ini membuat Dewa United tidak mampu mengulangi kesuksesan musim lalu yang berhasil menduduki peringkat kedua atau runner-up BRI Super League 2024/2025.
Kendati demikian, performa anak asuhnya yang konsisten dan tangguh dalam melewati masa-masa sulit sejak awal musim tetap menuai apresiasi tinggi dari sang pelatih.
“Tentu saya tahu semua orang menginginkan hasil yang lebih besar atau poin yang lebih baik, tetapi saya sangat bangga dengan tim saya dan apa yang telah mereka capai, terutama dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya. Saya rasa kami menjalani 15 pertandingan dengan hanya satu kekalahan,” kata Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.
Pria berkebangsaan Belanda tersebut menilai bahwa solidaritas internal tim menjadi kunci utama yang menguatkan motivasi para pemain untuk terus berjuang hingga laga penutup.
“Memang perasaan di akhir musim tentu berbeda. Tapi bahkan setelah awal musim yang buruk, kami tetap bersatu, dan saya pikir itu yang terlihat hari ini,” ujar Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.
Komitmen para pemain dinilai tetap terjaga di lapangan meskipun target perbaikan posisi di tabel klasemen tidak tercapai sepenuhnya.
“Karena pada akhirnya, mungkin kami hanya berjuang untuk posisi enam atau tujuh. Orang bisa saja berkata itu bukan hal besar, tapi bagi kami itu penting,” lanjut Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.
Kekalahan tipis pada laga terakhir di Serang tersebut sekaligus mengunci posisi akhir Dewa United di bawah enam tim teratas kompetisi musim ini.