Aktris Dewi Rezer harus pulang dengan tangan kosong saat mengunjungi gelaran pameran dan lelang aset rampasan negara bertajuk BPA Fair 2026. Antusiasme pengunjung yang luar biasa membuat barang-barang mewah yang diincar sang artis habis terjual dalam waktu cepat.
Acara yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia ini berlangsung pada 18–21 Mei di Kantor Badan Pemulihan Aset (BPA), Jakarta Selatan. Gelaran tersebut ramai dihadiri oleh masyarakat umum hingga deretan figur publik, seperti dilansir dari Medcom.
Beberapa pesohor yang terlihat hadir di antaranya adalah konten kreator fesyen sekaligus Co-Founder USS Networks Jejouw, YouTuber DEANKT, hingga Dewi Rezer. Dewi mengaku sengaja datang langsung ke lokasi karena didorong oleh rasa penasaran yang tinggi terhadap barang-barang yang dilelang.
Namun, langkahnya kalah cepat dengan para pengunjung lain yang datang lebih awal. Mantan istri Marcelino Lefrandt ini tidak sempat membawa pulang satu pun barang karena seluruh incarannya sudah laku terjual saat dirinya tiba.
"Gimana mau beli, orang ke sini juga sudah tutup sama sudah habis semua. Sudah habis semua," ucap Dewi Rezer.
Bintang film Reva: Guna Guna tersebut membenarkan adanya beberapa barang menarik yang sempat memikat perhatiannya. Dewi juga tidak menampik bahwa harga yang ditawarkan dalam pameran ini memang jauh di bawah harga pasar pada umumnya.
Kendati demikian, Dewi menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi bukan untuk melakukan aksi borong secara besar-besaran. Kedatangannya murni hanya untuk melihat langsung situasi dan banderol harga dari aset-aset yang dipamerkan.
"Enggak, cuma liat-liat aja. Kita kan cuma penasaran pengen tahu. Iseng aja pengen tahu mereka ini harganya berapa sih gitu. Ya gimana kita semua cuma mau liat-liat aja. Liat-liat aja. Enggak ada gimana-gimana," akui Dewi.
Di sela kunjungan bersama selebgram Saira Nisar Ali, Dewi sempat terkejut ketika mengetahui sebagian barang yang dilelang merupakan aset sitaan dari rekan sejawatnya, Sandra Dewi. Ia mengaku tidak mengetahui secara rinci asal-usul kepemilikan barang-barang tersebut sebelumnya.
Wanita berusia 45 tahun itu menjelaskan bahwa dirinya hanya mengetahui informasi sekilas yang beredar di media sosial. Sejumlah aset milik Sandra Dewi sendiri disita oleh negara terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan suaminya, Harvey Moeis.
"I'm not sure. Karena waktu itu pernah liat di TikTok banyak, apa, di website gitu, banyak barang sitaan yang dijual di lelang-lelang gitu. Aku pikir ini, ya, punya mereka-mereka itu juga gitu," pungkasnya.
Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI merupakan lembaga resmi yang bertugas menelusuri, merampas, dan mengembalikan aset hasil tindak pidana, termasuk kasus korupsi. Sepanjang empat hari pelaksanaan, BPA Fair 2026 memamerkan total 308 aset sitaan dari berbagai kasus besar negara.
Koleksi yang dilelang meliputi barang-barang mewah, mulai dari perhiasan dan tas bermerek milik Sandra Dewi, hingga mobil sport mewah dan karya seni bernilai tinggi. BPA Kejaksaan RI mencatat realisasi hasil pelelangan kali ini mencapai 88 persen, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 75 persen.