Pebalap MotoGP Fabio di Giannantonio memberikan klarifikasi terkait aksinya yang dianggap memprovokasi Pedro Acosta saat memperebutkan posisi keempat pada MotoGP Perancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Jumat (15/5/2026). Insiden ini bermula ketika pebalap yang akrab disapa Diggia tersebut menoleh ke belakang usai menyalip Acosta di tikungan terakhir.
Aksi menoleh saat melewati garis finis itu memicu reaksi keras dari Pedro Acosta sebagaimana dilansir dari Otomotif. Pebalap muda asal Spanyol tersebut mengaku merasa tidak senang dengan gestur yang dilakukan oleh pesaingnya di lintasan balap tersebut.
"Tidak ada yang menyalip saya sambil menengok ke belakang. Kita akan bertemu lagi di balapan berikutnya," ujar Acosta, pebalap Red Bull KTM Factory Racing.
Meskipun melontarkan pernyataan tegas, Acosta menekankan bahwa komentar tersebut tidak bersifat personal. Menurutnya, perdebatan mengenai perebutan posisi keempat seharusnya tidak perlu diperpanjang lebih jauh.
Di sisi lain, Fabio di Giannantonio menanggapi serius kekecewaan Acosta dengan memberikan penjelasan teknis mengenai tindakannya di lintasan. Ia menegaskan bahwa gerakannya murni dilakukan untuk memastikan posisi balapnya aman dari serangan balik lawan.
“Saat berada di lintasan, saya selalu berusaha memberikan yang terbaik dan menyalip pebalap di depan saya. Saya hanya ingin memastikan dia tidak menyalip saya lagi, tidak lebih dari itu," kata Diggia.
Diggia juga menyampaikan permintaan maaf apabila tindakannya tersebut disalahartikan oleh pihak Acosta. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya selama perlombaan hanyalah menjaga posisi finis tanpa ada maksud mengejek pebalap lain.
"Babak kedua antara kita? Maaf kalau dia menganggapnya sebagai hal pribadi, tapi bagiku, ini soal balapan, aku menyalipnya dan ingin mempertahankan posisiku," ujarnya.