Dino Raturandang Bongkar Tabiat Masa Lalu Sarwendah di Cherrybelle

Dino Raturandang Bongkar Tabiat Masa Lalu Sarwendah di Cherrybelle

Masa lalu Sarwendah saat masih menjadi anggota girlband Cherrybelle mendadak kembali menjadi sorotan publik. Hal ini terjadi di tengah memanasnya konflik mengenai urusan nafkah dan anak dengan sang mantan suami, Ruben Onsu.

Seperti diberitakan oleh Suara, pendiri grup Cherrybelle, Dino Raturandang, bersama beberapa mantan personel tampak kompak membuka suara melalui aplikasi Threads. Mereka menyentil tabiat masa lalu perempuan berusia 34 tahun tersebut pada Juni 2026.

Sindiran dari pihak manajemen dan mantan rekan satu grup ini mencuat sebagai buntut dari berbagai kabar miring yang menimpa Sarwendah belakangan ini. Publik mengetahui adanya polemik mulai dari berhentinya jatah nafkah bulanan dari Ruben Onsu sejak enam bulan lalu, masalah pengambilalihan cicilan rumah mewah, hingga ucapan kontroversial Sarwendah dalam siaran langsung.

Citra positif yang perlahan luntur dari ibu tiga anak tersebut akhirnya memancing reaksi dari mantan manajemennya. Dino Raturandang, produser yang mendepak Sarwendah dari Cherrybelle pada 2012 silam, menulis sebuah unggahan menohok dan merasa waktu telah membuktikan keputusan beraninya belasan tahun lalu.

"Iya dulu saya yang bikin Cherrybelle, iya dulu saya yang termasuk ambil keputusan untuk mengeluarkan personil, iya dulu saya dibully gara-gara ambil keputusan itu... Sekarang?? Udah terlihat kan? Senyumin aja," tulis Dino melalui akun Threads miliknya pada Rabu, 3 Juni 2026.

Unggahan sang kreator langsung dipadati oleh komentar warganet yang mengaitkannya dengan citra kesederhanaan Sarwendah selama ini. Dino juga sempat mengenang kembali momen ketika dirinya menerima banyak hujatan dari para penggemar fanatik saat mengumumkan pemecatan member generasi pertama tersebut.

Tidak hanya sang mantan produser, mantan personel Cherrybelle lainnya juga ikut memberikan respons. Steffy, yang merupakan member pengganti generasi kedua, membongkar ketatnya proses audisi fisik yang diterapkan oleh pihak manajemen pada masa lampau.

"Yang dilihat apa? Kalau udah capek kelihatan sifat aslinya. Dari sana baru tahu ternyata mangement lebih memilih yang attitude-nya bagus," kata Steffy lewat akun Threads-nya.

Artikel terkait

Rekomendasi