Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menghadiri pertandingan gim ketiga babak Final NBA 2026 antara New York Knicks melawan San Antonio Spurs pada Senin, 8 Juni 2026 waktu setempat, di Madison Square Garden, New York.
Kehadiran Trump ini menjadikannya sebagai presiden aktif Amerika Serikat pertama yang menonton langsung pertandingan Final NBA di arena berdasarkan catatan resmi pihak liga.
New York Knicks saat ini memimpin keunggulan agregat 2-0 atas San Antonio Spurs setelah memenangi laga gim kedua yang sengit dengan skor tipis 105-104.
Donald Trump menyatakan kesiapannya untuk hadir di arena setelah menerima undangan langsung dari pemilik New York Knicks, James Dolan.
"The answer is yes — he’s invited me, I’m going," ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Saat berbicara di Ruang Oval, Trump mengungkapkan bahwa ia membidik gim ketiga namun tidak menutup kemungkinan untuk turut menyaksikan gim keempat pada hari Rabu.
"Maybe I’ll do both," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Di tengah tanggung jawab mengurus konflik di Iran, dinamika Kongres, dan pemilu sela, Trump mengaku tetap menyempatkan diri menonton akhir dari gim pertama saat Knicks mengalahkan Spurs.
"I missed the middle because I talk to generals all night long now, but I watched that end of the game and they were dominant," tutur Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Ia memuji performa Knicks yang dinilai luar biasa karena berhasil meredam pergerakan senter andalan Spurs, Victor Wembanyama.
"Really amazing," ucap Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Trump pun mempertanyakan metode pertahanan tim untuk mengawal pemain dengan tinggi badan mencapai 7 kaki 5 inci tersebut.
"I say, how do you guard this guy? He’s 7-foot-5 and he’s got a great shot, right? But they find a way to do it. They’re really great." kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Komisioner NBA Adam Silver mengonfirmasi bahwa sang presiden memang merupakan penggemar lama Knicks yang sering menghadiri acara draf NBA di Madison Square Garden masa lalu.
"Donald Trump, before he ever ran for office, he was a big Knicks fan," kata Adam Silver, Komisioner NBA.
Silver menambahkan bahwa kehadiran Trump di masa penuh dinamika politik ini membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi sarana yang menyatukan masyarakat.
"I was there at many Knicks games with him in the old days. He attended many of our drafts when they used to take place at Madison Square Garden." ujar Adam Silver, Komisioner NBA.
Pihak NBA menyambut positif antusiasme tokoh publik asal New York tersebut untuk ikut merasakan kegembiraan mendukung tim basket kota kelahirannya.
"We can emphasize what we have in common, not what pulls us apart," cetus Adam Silver, Komisioner NBA.
Silver juga tidak membantah bahwa kedatangan presiden akan memicu pengetatan prosedur keamanan dan pemeriksaan ketat di sekitar arena yang berpotensi memperpanjang waktu transit penonton.
"We’re seeing that in New York and I think President Trump is very much a New Yorker, and I’m thrilled that yet another New Yorker wants to participate in the enthusiasm and the joy around this Knick team." tutur Adam Silver, Komisioner NBA.
Meskipun kenyamanan penonton sedikit terganggu akibat pembatalan acara nonton bareng di luar ruangan dan aturan larangan membawa tas, Silver menilai publik bisa memaklumi situasi tersebut.
"I think the fans are very understanding of that," sebut Adam Silver, Komisioner NBA.
Pihak liga meyakini bahwa kehadiran pemimpin negara justru menambah atmosfer kemegahan dari rangkaian partai puncak kompetisi bola basket tertinggi ini.
"I think they recognize that it adds to the bigness of the event." kata Adam Silver, Komisioner NBA.
Di sisi lain, kedatangan Trump memicu sorotan tajam setelah unggahan lama media sosial milik garda Knicks, Josh Hart, kembali viral menjelang pertandingan dimulai.
Cuitan Josh Hart pada 7 November 2020 yang mengkritik Trump saat proyeksi kekalahan pemilu presiden masa lalu kembali menyebar luas di kalangan pengguna platform X.
Hingga saat ini, Josh Hart dilaporkan memilih fokus penuh untuk membawa New York Knicks mengamankan keunggulan 3-0 dalam seri final tanpa memberikan respons mengenai unggahan masa lalunya tersebut.