Pereli dari tim DMO Pertamax Turbo Fin+, Donny M, berhasil mengamankan podium kedua di kelas M1 pada ajang Seri II Kejurnas Rally 2026 yang berlangsung di Banjarbaru, Minggu (10/5/2026). Dilansir dari Detik Sport, keberhasilan ini menandai kebangkitan sang pembalap setelah sebelumnya sempat mengalami kendala teknis yang cukup berat pada hari pertama kompetisi.
Mobil Subaru STI yang dikendarai Donny sempat mengalami gangguan pada sistem penggerak saat melewati rute hari pertama. Kerusakan tersebut memaksa tim untuk menyandang status Did Not Finish (DNF), namun kerja keras mekanik berhasil memulihkan kondisi kendaraan hingga kembali kompetitif untuk melesat di lintasan gravel Borneo pada hari berikutnya.
"Sabtu kemarin kita kurang beruntung. Subaru STI kena trouble drivetrain sewaktu jumping di SS4 dan harus DNF. Tapi tim DMO Pertamax Turbo Fin+ luar biasa. Mekanik langsung lembur bongkar gardan dan cek ulang semua sistem," kata Donny, pereli DMO Pertamax Turbo Fin+.
Donny menegaskan bahwa keberhasilan meraih posisi kedua ini menjadi bukti ketangguhan mental seluruh anggota tim dalam menghadapi situasi sulit. Penyesuaian strategi dilakukan bersama navigatornya, Pramurahardjo, dengan memprioritaskan ritme berkendara dibandingkan agresivitas di awal lomba.
"Ini bukti mental tim kita kuat. Sekali jatuh, besoknya langsung bangkit dan bisa juara P2 di kelas M1," kata Donny.
Proses pemulihan perasaan berkendara (recovery feeling) menjadi fokus utama Donny saat melintasi Special Stage (SS) awal guna memastikan grip kendaraan optimal. Langkah ini dibarengi dengan revisi catatan navigasi atau pace note berdasarkan evaluasi rekaman video perjalanan hari sebelumnya.
"SS1 sampai SS2 kami pakai untuk recovery feeling dulu. Cari grip dan dengarkan suara mobil. Baru setelah itu push bertahap. Pace note juga kami revisi berdasarkan video on board hari sebelumnya," jelas Donny.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan penuh dari para sponsor yang tetap memberikan kepercayaan meskipun tim sempat gagal finis di awal seri. Menurutnya, komitmen sponsor menjadi faktor krusial yang memberikan kesempatan bagi tim untuk berjuang kembali di lintasan.
"Sponsor nggak cuma nempel logo, tapi benar-benar kasih fighting chance buat tim. DNF Sabtu nggak bikin mereka mundur, justru Minggu disupport lebih kencang," tukas Donny.
Kondisi berbeda dialami oleh pereli Aldio Oekon bersama Co-driver Respati Adhi yang harus mengakhiri perlombaan lebih awal akibat insiden serius. Kendaraan Hyundai i20 N Rally2 milik mereka mengalami kerusakan berat pada bagian kemudi setelah terjadi benturan keras dalam kecepatan tinggi.
"Resiko rally gravel memang seperti itu. Kita sudah mencatat caution di pacenote, tapi posisinya berubah. Dan kejadiannya pas high speed. Impactnya keras banget sampai setir langsung nge-lock kanan," pungkas Aldio Oekon, pereli yang sempat meraih podium pada seri pertama.