Bek sayap Persija Jakarta Dony Tri Pamungkas menyatakan keterbukaannya untuk melanjutkan karier sepak bola di luar negeri setelah tampil impresif sepanjang musim kompetisi Super League 2025/2026. Pernyataan tersebut disampaikan Dony kepada awak media pascapertandingan kontra Semen Padang di Jakarta International Stadium akhir pekan lalu.
Pemain berusia 21 tahun asal Boyolali tersebut berhasil menyabet penghargaan Young Player of The Season dan masuk dalam jajaran Best XI of The Season Super League 2025/2026. Atas pencapaian luar biasa ini, Dony membawa pulang hadiah uang tunai senilai Rp150 juta untuk gelar pemain muda terbaik dan Rp25 juta untuk posisi Best XI.
Performa stabil Dony dibuktikan dengan catatan 26 penampilan bersama Macan Kemayoran musim ini, di mana 24 laga di antaranya menjadi starter. Konsistensi permainan bek kiri ini juga membuahkan tiga penghargaan Young Player of The Month sepanjang musim, tepatnya pada edisi Januari, Februari, dan April 2026.
Kehadiran pemain naturalisasi kawakan sekelas Shayne Pattynama di posisi yang sama bahkan tidak menggoyahkan posisi Dony di tim utama bentukan Mauricio Souza. Berkat performa solid dalam bertahan maupun membantu penyerangan dengan torehan satu gol dan satu assist musim lalu, Dony mendapatkan kesempatan debut di Timnas Indonesia senior di bawah asuhan John Herdman pada ajang FIFA Series Maret lalu.
Ketertarikan dari klub luar negeri pun mulai bermunculan, salah satunya kabar pemantauan dari klub asal Polandia, Legia Warsawa. Menanggapi rumor perpindahan karier tersebut, Dony mengaku masih belum mengetahui kelanjutan rencana masa depannya secara mendetail.
"Jujur, saya sendiri belum tahu," kata Dony Tri kepada awak media.
Pemain muda ini menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki impian besar untuk merumput di kompetisi mancanegara jika kesempatan tersebut terbuka lebar di masa mendatang.
"Ya, kalau ada rezekinya mungkin saya bakal ke sana," tutur dia.
Terkait rumor spesifik mengenai ketertarikan dari pihak Legia Warsawa, Dony menjelaskan bahwa belum ada langkah formal atau pembicaraan lebih lanjut yang ia terima hingga saat ini.
"Belum ada informasi lagi (soal penawaran klub luar)," ucap Dony.
Dony memilih fokus mensyukuri pencapaian personalnya serta menegaskan bahwa apresiasi individu ini merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh elemen skuad Macan Kemayoran.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur, tidak pernah menyangka ada di titik ini. Penghargaan ini pun berkat kerja keras teman-teman yang ada di tim Persija. Karena tanpa mereka, mungkin saya tidak akan dapat apresiasi seperti ini," ujar Dony.
Pengalaman bertanding yang intensif sepanjang musim ini dijadikan Dony sebagai modal penting dan bahan evaluasi diri demi meningkatkan kapasitas permainannya di masa depan.
"Musim ini banyak sekali yang saya pelajari. Di musim ini saya banyak mendapatkan menit bermain. Momen itu menjadi motivasi saya untuk terus berkembang lagi ke depannya," tuturnya.
Apresiasi tinggi terhadap kualitas Dony juga datang dari sang pelatih, Mauricio Souza, yang menilai anak asuhnya tersebut memiliki tingkat kematangan di atas rata-rata pemain seusianya.
"Mengenai Dony Tri, saya sangat subjektif karena saya sangat menyukainya. Dia pemain luar biasa, sangat bagus, matang, teknis, dan profesional level tinggi. Dony adalah pemain yang bisa dengan mudah bermain di liga-liga lain di dunia. Dia jauh melampaui pemain lain di usianya," kata Mauricio Souza.
Setelah menyelesaikan seluruh agenda kompetisi domestik bersama Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas dijadwalkan segera bertolak untuk bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia guna mempersiapkan diri menghadapi laga FIFA Matchday melawan Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026.