Klub sepak bola asal Brunei Darussalam, DPMM FC, secara resmi mengumumkan perpisahan dengan penyerang tim nasional Indonesia Ramadhan Sananta sekaligus meresmikan perekrutan Muhammad Toha pada Rabu, 13 Mei 2026.
Keputusan melepas Sananta diambil manajemen klub setelah pemain asal Kepulauan Riau tersebut menyelesaikan masa kontrak satu musim untuk mengarungi kompetisi Liga Malaysia.
"DPMM FC telah melepas Ramadhan Sananta dan telah kembali ke tanah airnya, Indonesia," tulis manajemen DPMM FC melalui laman resminya.
Pihak klub mengapresiasi kontribusi striker berusia 23 tahun tersebut yang mencatatkan dua gol dalam 16 penampilan selama berseragam DPMM FC.
"Dia mencatatkan 16 penampilan dan mencetak 2 gol," tulis DPMM FC.
Karier Sananta di klub tersebut berakhir lebih awal setelah menerima kartu merah dalam laga bertajuk derbi Borneo melawan Sabah FC pada Sabtu, 9 Mei 2026.
"Klub mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya untuk DPMM FC," tambah manajemen klub.
Meskipun kontraknya berakhir, DPMM FC menyatakan tetap akan memantau perkembangan mantan pemain Persis Solo tersebut di masa mendatang.
"DPMM FC akan terus memantau perkembangannya saat bermain di mana pun, dan mungkin DPMM akan merekrutnya lagi jika berkembang dengan baik," lanjut DPMM FC.
Data dari asatunews.co.id menyebutkan bahwa Sananta kini dikaitkan dengan rumor kepindahan ke Persebaya Surabaya setelah masa baktinya di Brunei usai.
"Ia telah tampil sebanyak 16 kali untuk DPMM dan berhasil mencetak 2 gol untuk klub tersebut," lanjut pernyataan resmi klub.
Pihak manajemen juga membuka peluang untuk menjalin kerja sama kembali dengan mempertimbangkan potensi usia sang pemain yang masih sangat muda.
"Klub mengucapkan terima kasih atas jasanya kepada DPMM FC, dan mungkin di masa depan," kata DPMM FC.
Harapan tersebut didasari oleh keinginan klub untuk melihat progres sang penyerang di kompetisi lain dalam beberapa tahun ke depan.
"DPMM akan terus melihat perkembangannya bermain di klub lain, dan mungkin dalam beberapa tahun ke depan, karena ia masih muda, DPMM akan merekrutnya jika ia berkembang dengan baik," tutup manajemen DPMM FC.
Sebagai langkah penguatan tim, DPMM FC langsung meresmikan kedatangan kapten Persita Tangerang, Muhammad Toha, untuk mengisi sektor bek kanan pada musim 2026/2027.
"Muhammad Toha akan bergabung dengan DPMM FC pada musim Liga Super Malaysia 2026/2027 mendatang," tulis DPMM FC.
Toha diproyeksikan untuk memperkuat lini pertahanan dan akan bersaing memperebutkan posisi utama dengan beberapa pemain baru lainnya.
"Ia pernah menjadi kapten Persita Tangerang FC," tulis DPMM FC.
Kehadiran bek asal Bontang tersebut bertujuan untuk menambah kedalaman skuad di posisi yang saat ini dinilai masih kekurangan pemain.
"Ia akan bersaing memperebutkan posisi bek kanan dengan Pg Yura Indera Putera dan pemain baru yang menjanjikan, mantan pemain KL City Declan Lambert di klub tersebut pada musim mendatang," tambahnya.
Muhammad Toha mengonfirmasi bahwa kepindahannya ke luar negeri telah diatur sepenuhnya oleh pihak agen profesional.
"Untuk ini (negosiasi dengan DPMM FC) yang mengurus agen saya. Semua yang mengurus agen saya untuk ini," kata Toha kepada Liputan6.com.
Pemain berusia 29 tahun itu menyatakan kesiapannya untuk mencari pengalaman baru setelah membela Persita Tangerang sejak musim 2017.
"Kalau terbuka, ya saya cukup terbuka untuk bermain liga luar," kata Toha.
Langkah berkarier di luar negeri ini dipandang Toha sebagai bagian penting dalam perjalanan karier sepak bola profesionalnya.
"Ia pernah menjadi kapten Persita Tangerang FC dan akan bersaing memperebutkan posisi bek kanan dengan Pg Yura Indera Putera dan pemain baru yang menjanjikan, mantan pemain KL City Declan Lambert di klub tersebut pada musim mendatang," tutup pengumuman tersebut.
Toha melihat peluang bermain di Liga Malaysia sebagai sebuah petualangan yang menarik untuk diambil pada penghujung masa kontraknya.
"Saya juga tertarik untuk bermain di liga luar karena ini jadi petualangan di dalam karir saya juga," sambung Toha.
Kontrak bek tangguh ini bersama Laskar Pendekar Cisadane dijadwalkan berakhir pada penghujung Mei 2026 sebelum ia terbang menuju Brunei.
"Memang kontrak saya habis bulan ini, kebetulan di akhir Mei," ucap Toha.