Rapper asal Toronto, Drake, menjadwalkan peluncuran album studio kesembilannya yang berjudul Iceman pada Jumat, 15 Mei 2026, pukul 00.00 EST. Pengumuman tanggal rilis proyek musik yang dinantikan sejak 2023 ini dilakukan melalui aktivasi struktur es viral di pusat kota Toronto.
Strategi promosi tersebut melibatkan penempatan patung es raksasa di berbagai titik kota dengan tanggal rilis yang dibekukan di dalamnya sejak akhir April. Kerumunan penggemar dilaporkan memadati lokasi, bahkan beberapa di antaranya mencoba mencairkan es menggunakan kapak hingga gergaji mesin untuk melihat pesan tersembunyi tersebut.
Dinas Pemadam Kebakaran Toronto terpaksa turun tangan di area Menara CN karena adanya kekhawatiran keselamatan publik saat para penggemar berusaha menembus struktur beku tersebut. Kampanye ini berhasil memicu jutaan impresi secara daring dan mendominasi diskusi komunitas hip-hop selama beberapa pekan terakhir.
Sebelum peluncuran penuh, tiga lagu tunggal telah dirilis untuk menetapkan arah sonik album, yakni What Did I Miss?, Which One yang menampilkan Central Cee, serta Dog House bersama Yeat dan Julia Wolf. Keberagaman genre dalam lagu-lagu tersebut menunjukkan eksperimen Drake dalam berbagai gaya musik, mulai dari pengaruh rap Inggris hingga cloud rap.
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Label | OVO Sound, Republic Records |
| Produser Utama | OZ, Fierce, 40, Smash Daddy, Bosley |
| Kolaborasi Terkonfirmasi | Central Cee, Yeat, Travis Scott |
| Rumor Kolaborasi | Young Thug, 21 Savage, PARTYNEXTDOOR |
Album ini juga melibatkan deretan produser ternama dan beberapa artis besar yang telah dikonfirmasi kehadirannya. Terkait jadwal peluncuran tersebut, sumber dari Wikipedia dan The Fader memberikan rincian mengenai proyek terbaru ini.
"ICEMAN is Drake’s upcoming ninth full-length studio album, which is set to release on May 15, 2026. It’s the follow-up to his October 2023 studio solo album and comes after his 2025 collaboration project." kata narasumber yang dikutip dari basis data Genius Records.
Peluncuran Iceman dianggap sebagai titik balik penting bagi karier Drake setelah jeda tiga tahun sejak album For All the Dogs. Industri musik menilai proyek ini sebagai upaya reinvensi sang artis di tengah pergeseran lanskap hip-hop yang kini banyak dipengaruhi oleh gerakan trap dan cloud rap.