Penyanyi Dua Lipa menghadiri peringatan ke-10 International Booker Prize di London, Inggris, pada Jumat, 8 Mei 2026, sebagai tamu istimewa untuk menyampaikan pidato pembuka. Dilansir dari Detikcom, bintang pop tersebut menekankan peran penting karya sastra dan fiksi terjemahan dalam kehidupan personal maupun profesionalnya.
Keterlibatan ini memperkuat reputasi sang diva sebagai pegiat literatur setelah sebelumnya mendirikan Service95 Book Club dan menjabat sebagai kurator London Literature Festival 2026. Dalam unggahan di media sosialnya pada Rabu, 13 Mei 2026, ia membagikan kesan mendalam saat berbicara di hadapan komunitas penulis dunia.
"Tadi malam saya memberikan pidato pengantar pada peringatan ke-10 International Booker Prize. Suatu kehormatan untuk berbicara tentang buku dan fiksi terjemahan, sesuatu yang sangat saya hargai di hadapan para penulis, penerjemah, juri, dan pecinta buku. Terima kasih telah mengundang saya @thebookerprizes," tulis Dua Lipa melalui akun Instagram pribadinya.
Pelantun lagu populer tersebut mengungkapkan bahwa kegemaran membaca telah tumbuh sejak masa sekolah di London melalui karya-karya penulis kenamaan. Minat tersebut kini terus berkembang meskipun ia memiliki jadwal yang sangat padat sebagai seorang musisi global.
"Seperti banyak anak sekolah di London lainnya, obsesi awal saya termasuk Roald Dahl dan Malorie Blackman, keduanya memberi saya mutiara kebijaksanaan kecil yang masih membimbing saya hingga hari ini," kata Dua Lipa.
Penyanyi yang pernah menjadi juri pada tahun 2023 ini juga menjelaskan bagaimana buku menjadi pelarian dan penyeimbang di tengah tekanan industri hiburan. Baginya, karya sastra memiliki kekuatan untuk menjaga sisi emosionalnya tetap hidup saat menjalani tur dunia yang melelahkan.
"Saat ini, komitmen tur membawa saya ke seluruh dunia, dan kehidupan seringkali sibuk. Terkadang, hanya untuk bertahan hidup, saya perlu bersikap tegar. Dan pada saat-saat seperti itu, buku-buku lah yang melunakkan hati saya," tambah Dua Lipa.
Sebelumnya, ia tercatat pernah memberikan pidato utama pada ajang Booker Prize tahun 2022. Selain dikenal sebagai penyanyi, ia aktif membagikan rekomendasi buku lintas genre, mulai dari fantasi hingga romantis, melalui berbagai platform digital miliknya.