Penyerang veteran Bosnia-Herzegovina, Edin Dzeko, membujuk rekan setimnya di tim nasional, Tarik Muharemovic, agar menerima tawaran Inter Milan pada bursa transfer musim panas mendatang.
Langkah Inter Milan mempercepat perburuan bek Sassuolo tersebut dilakukan seiring proyek regenerasi lini belakang yang diusung oleh pelatih Cristian Chivu. Berdasarkan laporan Football Italia dari wawancara dengan Corriere dello Sport, Dzeko menilai jawara Serie A tersebut merupakan tempat terbaik bagi sang pemain bertahan.
"Inter adalah pilihan yang tepat untuk Muharemovic. Saya berharap pada akhirnya dia pergi to Milan. Inter adalah klub besar dan di tim seperti itu dia bisa berkembang dan meningkat," kata Edin Dzeko, penyerang FC Schalke 04.
Dzeko menambahkan bahwa pemain berusia 23 tahun tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi pesepak bola sukses pada masa mendatang.
"Dia punya masa depan yang hebat. Dia memiliki kualitas, tetapi juga mentalitas yang tepat," lanjut Edin Dzeko.
Mantan pemain Nerazzurri itu juga memuji kesuksesan Inter Milan mengawinkan gelar Serie A dan Coppa Italia musim ini di bawah arahan Cristian Chivu.
"Inter menjalani musim yang luar biasa. Mereka memenangkan dua gelar karena memang pantas mendapatkannya," ujar Edin Dzeko.
Ketertarikan Inter terhadap bek tengah kidal ini didasari oleh performa impresifnya bersama Sassuolo dengan catatan 62 penampilan, empat gol, dan empat assist. Tantangan Inter kini datang dari Tottenham Hotspur yang juga memantau situasi, serta nilai banderol Sassuolo yang mencapai 25 hingga 35 juta euro.
Menurut laporan Tuttosport, manajemen Inter menyiapkan opsi barter dengan menyertakan pemain muda seperti Mattia Mosconi untuk menekan biaya transfer. Di sisi lain, Juventus turut memantau karena memiliki klausul hak penjualan 50 persen dari transfer Muharemovic berikutnya setelah melepas sang pemain pada musim panas 2024.
Selain Muharemovic, Nerazzurri mengantongi nama bek Udinese, Oumar Solet, sebagai opsi alternatif penguat kedalaman skuad. Inter dilaporkan baru akan mengambil keputusan final terkait Solet setelah adanya kepastian hukum mengenai kasus dugaan kekerasan seksual sang pemain pada 10 Juni mendatang.