Regulator kompetisi Championship, EFL, menjatuhkan sanksi tegas kepada Southampton akibat skandal mata-mata. Tindakan tidak terpuji tersebut dilakukan pada sesi latihan tiga klub lawan, yaitu Oxford United, Ipswich Town, dan Middlesbrough.
Seperti diberitakan oleh Bola, laporan pelanggaran ini diajukan oleh pihak Middlesbrough. Mereka merasa dirugikan karena aksi pengintaian terjadi menjelang pertemuan kedua tim dalam pertandingan leg pertama babak semifinal play-off.
EFL dalam pernyataan sebelumnya mendakwa Southampton melakukan perekaman sesi latihan klub lain tanpa izin resmi. Tindakan The Saints dinilai melanggar peraturan EFL 3.4 mengenai kewajiban antar klub untuk bertindak dengan itikad baik sepenuhnya.
Southampton juga dinyatakan melanggar aturan EFL 127. Regulasi tersebut melarang keras setiap klub mengamati atau mencoba mengintai sesi latihan tim lawan dalam kurun waktu 72 jam sebelum pertandingan dijadwalkan.
Komisi Disiplin Independen mempercepat proses persidangan karena seriusnya kasus ini, meski Southampton awalnya diberi waktu 14 hari untuk merespons. Melalui pernyataan resmi di akun Instagram, Southampton akhirnya mengumumkan pencoretan mereka dari play-off promosi ke kasta tertinggi.
Sanksi diskualifikasi ini membuat laga final play-off melawan Hull City yang dijadwalkan pada Sabtu (23/5/2026) batal diikuti oleh Southampton. Selain dicoret dari kompetisi musim ini, Southampton menerima sanksi tambahan berupa pengurangan empat poin untuk musim depan.
"Southampton telah dikeluarkan dari play-off kejuaraan setelah mengakui menyusuri tiga klub selama musim 2025-26, mengakhiri harapan mereka untuk kembali ke Premier League," tulis Southampton via Instagram.
Keputusan sidang Komisi Disiplin memastikan Middlesbrough berhak menggantikan posisi Southampton di partai puncak. Middlesbrough akan menantang Hull City di Stadion Wembley pada Sabtu (23/5/2026) pukul 22.30 WIB.
"As a club, we are now focused on our game against Hull City at Wembley on Saturday," tulis Middlesbrough via Instagram.
Pemenang dari pertandingan final ini akan otomatis promosi ke Premier League menyusul Coventry City dan Ipswich Town. Laga ini menjadi kesempatan besar bagi Middlesbrough untuk kembali ke kasta tertinggi setelah absen selama delapan musim sejak 2016-2017.