Eiichiro Oda Tunda Perilisan Manga One Piece Chapter 1183

Eiichiro Oda Tunda Perilisan Manga One Piece Chapter 1183

Kreator manga Eiichiro Oda memutuskan untuk menunda perilisan komik One Piece chapter 1183 selama satu minggu demi menyempurnakan alur cerita menjelang klimaks arc Elbaph. Berdasarkan laporan pojokpapua.id, kepastian penundaan ini membuat bab terbaru tersebut baru akan terbit kembali pada Minggu, 24 Mei 2026 waktu Amerika Serikat.

Langkah rehat ini menjadi jeda ke-200 bagi Oda sepanjang kariernya sebagai komikus. Penundaan kali ini sengaja diambil untuk menjaga kualitas cerita dalam Final Saga dan bukan disebabkan oleh masalah kesehatan sang kreator seperti yang pernah terjadi pada beberapa jeda sebelumnya.

Keputusan penundaan muncul di tengah tingginya antusiasme pembaca setelah kemunculan Rain God Zaza pada chapter 1182. Karakter tersebut digambarkan sebagai dewa mengerikan dengan kekuatan luar biasa yang menghancurkan wilayah Elbaph melalui banjir singkat. Zaza melengkapi jajaran empat dewa sejak arc Skypiea, bersama Sun God, Forest God, dan Earth God, yang memicu teori penggemar mengenai kesetaraan kekuatannya dengan wujud Nika milik Monkey D. Luffy.

“Rain God MMA ini menggunakan kekuatan seperti dewa untuk menciptakan banjir besar yang menghancurkan,” demikian penjelasan tertulis dalam pembahasan chapter terbaru tersebut.

Berbeda dari wujud Nika yang awalnya hanya muncul sebagai siluet dari mimpi buruk anak-anak Elbaph, Zaza tampil dengan visualisasi yang lebih nyata dan detail. Hal ini memicu spekulasi di kalangan pembaca bahwa kemampuan Killingham menjadi semakin mematikan ketika memanggil makhluk langsung dari mimpinya.

“Ketika Killingham memanggil MMA yang lahir dari mimpi buruknya sendiri, hasilnya menjadi monster yang jauh lebih kuat dan berbahaya dibanding yang berasal dari pikiran orang lain,” tulis penjelasan lain dalam ulasan komik tersebut yang memicu kekhawatiran penggemar terhadap nasib Elbaph.

Di tengah situasi genting tersebut, Luffy sebagai kapten kelompok Topi Jerami dikabarkan bersiap turun langsung untuk menghadapi Imu bersama Loki. Langkah ini diambil setelah Luffy mulai menyadari skala ancaman dari penguasa misterius Pemerintah Dunia tersebut. Strategi bertarung baru Luffy diprediksi memanfaatkan petunjuk dari Scopper Gaban, yang mengungkapkan bahwa cara menghadapi sosok abadi adalah dengan membanjiri tubuh lawan menggunakan Conqueror’s Haki tingkat tinggi secara masif.

“Untuk memiliki peluang dalam pertarungan ini, sang Yonko harus menyelaraskan kekuatan Gear 5 dengan ledakan besar Advanced Conqueror’s Haki,” tambah ulasan dalam pembahasan chapter tersebut.

Kehadiran elemen hujan dan banjir dari Zaza memperkuat dugaan bahwa Luffy mewakili elemen matahari. Teori ini bersesuaian dengan penjelasan Dr. Vegapunk di Egghead Island mengenai upaya Pemerintah Dunia dalam meniru api abadi milik Kerajaan Kuno.

“Vegapunk menyebut adanya api abadi yang selama ratusan tahun berusaha ditiru Pemerintah Dunia,” bunyi petunjuk penting yang kembali menjadi sorotan penggemar setelah perilisan bab terakhir.

Teori mengenai energi tak terbatas Sun God Nika kian diperkuat oleh aktifnya Iron Giant Emet saat mendengar irama Drums of Liberation. Kondisi ini membuat pertarungan melawan Imu diprediksi menjadi momentum terbesar bagi perkembangan kekuatan Luffy dalam memahami hakikat asli dari kekuatan Nika. Chapter 1183 akan menjadi bagian krusial dalam Final Saga karena menampilkan pertarungan Zoro dan Sanji melawan God’s Knights serta membuka jalan menuju konflik utama antara Luffy dan Imu.

Artikel terkait

Rekomendasi